Pada kunjungan Menteri Perhubungan (Menhub) di Semarang tanggal 30 Desember 2017. Bapak Menhub Budi Karya Sumadi mengadakan ramah tamah dengan warga semarang terutama dengan jajaran dibawahnya. Selain itu beliau juga mengundang komunitas-komunitas penggerak media sosial dan para kawola moda Semarang yang bersedia hadir dalam rangka/acara Silaturahmi dengan Menhub Budi Karya Sumadi. Alhamdulilah  aku berkesempatan ikut di acara ini. Acara yang digelar bertepatan dengan kunjungan kerja Menhub di Semarang bertempat di gedung Lawang Sewu. Siapa sih yang tidak kenal dengan lawang sewu, Gedung yang dulunya dikenal angker ini sekarang sudah menjadi obyek wisata favorit di Semarang. Banyak spot-spot yang instagramable dan bikin kamu tambah tamfan dan cantik nan eksotik ditempat yang penuh mistik, berpotho tanpa intrik tapi kelihatan nyentrik.


Seperti yang kita tahu, Setiap kehadiran Natal dan Tahun bari disertai dengan libur panjang mulai hari ini (Sabtu tanggal 30 Desember 2017) dan 2-5 hari kedepan jalan raya akan sangat ramai. Keramaian ini berpotensi terjadi kemacetan. Apalagi biasanya armada-armada transportasi masal seperti bus jumlahnya bertambah.. Sama halnya dengan Natal dan Tahun baru pada tahun-tahun sebelumnya. Pihak-pihak terkait, terutama dinas perhubungan, kepolisian dan kesehatan harus bekerja extra keras dan cerdas untuk bisa memperkecil potensi macet panjang, mengurangi angka kecelakaan dan kejahatan di jalan selama liburan Natal dan Tahun baru.

Sudah sewajarnya bila kita memberikan apresiasi atas kerja keras mereka dalam melakukan pengaturan lalu lintas maupun pengaturan transportasi sehingga kita bisa menggunakan jalan dengan nyaman. 

Sedikit curcol numpang cerita, flash back ke 15 tahunan yang lalu. Dulu aku pernah aktif di Korps Sukarela Palang Merah Indonesia. Dulu setiap Lebaran, Natal dan  Tahun baru kami selalu ikut menjadi tim medis yang berjaga di tempat-tempat rawan kecelakaan. Aku sering kedapatan tempat jaga di Stasiun Poncol yang notabene tempat keberangkatan dan tujuan kereta kelas ekonomi. Jangan membayangkan kereta ekonomi saat itu seperti kereta ekonomi saat ini yang hanya diperbolehkan duduk di tempat duduk yang tersedia/dipesan. Jaman dahulu jumlah penumpang kereta bisa melebihi kapasitas tempat duduk. Banyak diantara mereka, terutama kalau libut Lebaran, Natal dan Tahun baru duduk-duduk di pintu gerbong atau atap gerbong. Mereka seperti tidak peduli dengan keselamatan mereka padahal yang mereka lakukan sangata berbahaya.
Transportasi Public dibawah kementrian perhubungan semakin berbenah dan berkembang. Sebagai contoh moda transportasi kereta api. PT. KAI membuat terobosan-terobosan yang memudahkan calon penumpang. Pemesanan tiket bisa dilakukan dimana saja dengan menggunakan sistem online. Pengaturan tempat duduk penumpang yang lebih baik dan pemberian fasilitas pendingin udara di tiap gerbong.

Selain PT. KAI ada instansi-instansi lain yang terkait dengan transportasi. Pada moda darat selain kereta api ada juga moda bus/angkutan umum, mobil dan motor. Moda transportasi darat selain kereta api memiliki resiko yang jauh lebih tinggi. Selain faktor resiko yang tinggi. Moda darat selain kereta berada di 2 instansi yang berbeda. Yaitu Dinas Perhubungan dan Kepolisian. Sehingga dalam kasus/kejadian khusus seperti Natal dan Tahun baru, dua instansi ini ditambah dengan dinas kesehatan akan bersinergi untuk merencanakan rekayasa lalu lintas dan menyediakan pendukung bagi para pengguna jalan, seperti rest area yang dilengkapi dengan tempat istirahat, peta perjalanan, makanan, minuman, obat-obatan dan juga tenaga medis.

Selain moda darat, ada juga moda laut dan udara. Moda laut adalah Kapal, sedangkan moda udara adalah pesawat terbang. Tentu saja didalamnya ada kru-kru berpengalaman yang melayani penumpang dan menjalankan alat transportasi.

Mereka adalah pejuang-pejuang transportasi yang menjaga agar perjalanan/transportasi dapat berjalan aman dan nyaman.

TIPS MUDIK NATAL DAN TAHUN BARU

Pada acara ini kami mendapat  banyak sekali wejangan dan tips-tips berkendara/menggunakan kendaraan umum yang baik sehingga perjalanan kita aman dan nyaman. 

Berhati-hati dalam memilih Bus

 Sebagai konsumen yang peduli dengan keselamatan. Jamgan mau naik bus yang standart kelaikan jalannya kurang. Sebelum naik bus, cek dahulu ban busnya masih bagus nggak, remnya berfungsi dengan baik nggak (yang ini yg susah, kalau nanya sama sopirnya pasti dia bilang bagus).

Kalau kamu merasa kesulitan melakukan sendiri. Pihak perhubungan akan melakukan razia terhadap bus-bus dijalan, hal ini untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan penumpang dan pengguna jalan.

Tapi bisa ada beberapa bus yang tidak terkena razia. Karena itu kamu harus tetap berhati-hati dan pilah pilih bus dengan baik.

Naik Transportasi Sesuai Peruntukannya/Penyalahgunaan Alat Transportasi

Sebenarnya aku sering melihat hal-hal seperti ini. Contoh penggunaan alat transportasi yang tidak sesuai dengan penggunaannya adalah penggunaan mobil pickup untuk mengangkut orang. Padahal kita semua tahu, bak belakang mobil pickup seharusnya dipakai untuk mengangkut barang, bukan orang.
Sebagai karyawan Rumah Sakit yang letakknya dipinggir kota. Pembesuk pasien ditempat kerjaku biasanya datang berbondong-bondong kayak bedhol desa. Ada yang naik angkutan umum seperti bus dan mikrolet, ada juga yang menggunakan mobil pickup maupun truk. Dua yang disebut terakhir ini tidak sesuai dengan peruntukannya dan sangat berbahaya.

Aware Pada Keselamatan

Kita harus aware pada keselamatan dalam menggunakan transportasi baik ketika kita berkendara atau menggunakan kendaraan umum. Bila kita berkendara, maka kita harus mematuhi peraturan-peraturan lalu lintas. Karena bila kita tidak aware terhadap keselamatan diri kita. Bisa jadi orang lain akan menjadi korban karena kecerobohan kita. Karena itu aware terhadap keselamatan diri adalah sangat penting.

Gunakan Jalur Alternatif 

Pada kondisi-kondisi tertentu seperti Natal dan Tahun baru, terjadi lonjakan pengguna jalan yang sangat besar. Karena itu jangan memaksa untuk lewat di jalur utama atau jalan tol. Bila memungkinkan pilihlah jalur alternatif yang sudah disediakan oleh kemenhub. Misalnya selama mudik Natal dan Tahun Baru jangan melewati jalan tol Cipali untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.



APRESIASI PADA PARA PEJUANG TRANSPORTASI


Dalam acara ini Menhub memberikan apresiasi pada 50 pejuang transportasi terpilih dengan memberikan asuransi sebesar 25 juta rupiah.  



Penyerahan penghargaan ini diberikan kepada masing-masing instansi sebagai berikut:
  • Penjaga Lintasan
  • On Train Cleaning (OTC) 
  • Petugas Terminal
  • Petugas Dinas Perhubungan
  • Tenaga Kesehatan
  • Petugas BPBD
  • Petugas UPPKB/Jembatan Timbang
  • Kepolisian

 SESI NGOBROL SANTAI WARGANET DENGAN MENHUB

 

Acara ini ditutup dengan sesi ngobrol antara warga net (Blogger, Vlogger) dan komunitas-komunitas lain. Jujur saja aku baru tahu ada komunitas peduli aviasi, komunitas peduli pejalan kaki dan komunitas pecinta BRT.

Komunitas peduli Aviasi mengusulkan adanya perlindungan terhadap para pegawai yang berada di front line (berinteraksi dengan konsumen) terhadap potensi bullyng dari konsumen. 


Dari Blogger yang menanyakan tentang kereta api kebandara seperti yang ada di Bandara Sukarno Hatta Jakarta apakah akan beroperasi di Semarang. Pertanyaan ini mendapat apresiasi dan pujian dari Menhub Budi Karya Sumadi.  Bapak Menhub menerangkan Kereta Api Bandara ini sedang diusahakan. Saat ini pembebasan lahan sedang dilakukan di Solo.

Dari Asosiasi Peduli Pejalan Kaki mengusulkan tentang umur SIM  seperti diluar negeri dan SIM dikeluarkan oleh dinas perhubungan saja. Untuk masalah SIM dikeluarkan Dinas Perhubungan. Bapak Mentri dengan bijak mengatakan hal ini belum perlu, karena Polisi yang selama ini menangani masalah ijin SIM telah melakukan hal-hal yang maksimal.

komunitas pecinta BRT memberikan apresiasi terhadap BRT dan trans jateng. Bahkan menurut pengamatan komunitas pecinta BRT. Pengguna BRT semakin banyak. Namun sayangnya hal ini tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas pendukung, misalnya shelter yang nyaman atau armada bus yang kurang. Komunitas pecinta BRT memohon pada Bapak Menhub, bisa menghibahkan bus untuk menambah armada BRT.
Aku pribadi sangat mendukung penggunaan BRT, Tapi sayangnya perumahanku tidak dilewati BRT. Tapi alhamdulilah istri dan anak-anakku suka naik BRT, biasanya aku antar mereka sampai ke terminal BRT. Salah satu keluhan dari istriku adalah tentang jadwal yang tidak pasti. Pernah suatu ketika pada masa yang lampau istriku menunggu bis kearah bukit kencana tidak ada yang lewat, semua bis yang lewat ke arah PRPP semua (Trayek bus yang digunakan istriku adalah Bukit Kencana - PRPP). Karena sesi obrolan dengan Bapak Menhub yang terbatas. Keluhan istriku tidak sempat aku utarakan pada beliau.

Dan Acara ditutup dengan lagu Bohemian Rhaspody dari Queen yang dibawain dengan apik Band The RockStar








Diseminasi adalah suatu kegiatan yang ditujukan pada target kelompok atau individu agar mereka memperoleh informasi, timbul kesadaran, menerima dan akhirnya memanfaatkan informasi tersebut. Diseminasi adalah proses penyebaran inovasi yang direncanakan, diarahkan dan dikelola. 

Diseminasi Informasi Kesehatan adalah tema dari kegiatan Temu Blogger Kesehatan Semarang di The Wujil (27 - 28 November 2017). Acara ini diadakan oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang dalam rangka menyebarkan informasi kesehatan dan menjaring agen-agen kesehatan untuk memberikan informasi dan edukasi pada masyarakat. 

Sebagai orang yang ngakunya blogger dan bekerja di rumah sakit, aku berharap bisa memberikan informasi-informasi tentang pelayanan kesehatan di sekitarku terutama lewat blog. Sebelumnya aku pernah menulis beberapa artikel tentang Universal Health Coverage . Sayangnya artikel ini ditulis dengan data yang minim. Saat itu UHC baru diterapkan 1 November dan aku belum bisa menghubungi pihak-pihak terkait. Alhamdulilah di acara ini aku dapat informasi yang lengkap banget tentang UHC dan program-program kesehatan dari pemerintah, insyaallah semua bakal di share.



Acara temu blogger kesehatan berlangsung selama 2 hari dengan jadwal yang padat merayap namun mengasikkan. Beruntung sekali aku bisa ikut terjaring menjadi salah satu peserta di acara ini. Banyak informasi-informasi pelayanan kesehatan yang aku dapatkan. Insyaallah akan menjadi artikel-artikel sendiri. Sayang kalau semua informasi dimasukkan ditulisan ini, ntar pada bosen baca artikel yang panjang, sepanjang sungai Bengawan Solo.

Hari Pertama: Kunjungan ke Puskesmas Halmahera

puskesmas Halmahera

Acara ini diawali dengan doa dan kunjungan ke Puskesmas. Ada 2 Puskesmas yang menjadi target kunjungan, yaitu Puskesmas Halmahera dan Puskesmas Gayamsari. Kami dibagi menjadi dua kelompok dan aku masuk di kelompok 2. Puskesmas yang dikunjungi oleh kelompok 2 adalah puskesmas Halmahera yang berada di Jl. Halmahera Raya N0. 39 Kel.Karangtempel, Semarang 

Kalau kamu membayangkan Puskesmas adalah fasilitas kesehatan dengan tempat dan fasilitas yang minim, maka bisa dipastikan kamu pasti generasi 80-han seperti aku :). Soalnya pertama kali mau diajak ke puskesmas, bayangan yang ada dikepalaku seperti itu. Tempatnya kecil, cuma ada 1 dokter, 1 klinik, 1 perawat, 1 rekam medis dan beberapa petugas. Ternyata pelayanan puskesmas sudah berkembang dan semakin lengkap. Bahkan Puskesmas Halmahera sudah dilengkapi dengan fasilitas gawat darurat, rawat jalan, rawat inap, farmasi,laboratorium dan persalinan.

Layanan UKP tingkat pertama di Puskesmas Halmahera

  1. Rawat jalan
  2. Pelayanan Gawat Darurat
  3. Pelayanan Satu Hari (One Day Care)
  4. Rawat Inap
  5. Rawat Inap Bersalin PONED
  6. Homecare

Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Dasar (PONED)/Persalinan

Puskesmas Halmahera merupakan salah satu puskesmas di kota Semarang yang memiliki fasilitas pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Dasar (PONED)/pelayanan persalinan yang cukup lengkap. PONED adalah salah satu layanan unggulan yang terkenal di PUSKESMAS Halmahera, sampai-sampai puskesmas ini dikenal sebagai puskesmas bersalin. Bahkan ada beberapa pasien yang berada dari luar area pelayanan Puskesmas Halmahera yang datang bersalin disini.

Tujuan
  1. Agar setiap ibu dan bayi yang mengalami gawat darurat mendapat perawatan / pertolongan sebaik-baiknya.
  2. Menjalin kerjasama antara unit yang belum lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya.
  3. Membuat jaminan akses pelayanan rujukan kasus-kasus gawat darurat ke unit yang lebih lengkap / mampu.
  4. Menjamin pelimpahan pengetahuan dan ketrampilan melalui jawaban rujukan.  
Sarana  


Hari Pertama: Pelayanan Kesehatan Kota Semarang

 Visi Kota Semarang
“Semarang sebagai Kota Perdagangan dan Jasa yang HEBAT menuju masyarakat semakin sejahtera”

Visi Dinas Kesehatan Kota Semarang 
“Terwujudnya Pelayanan Kesehatan Masyarakat Kota Semarang Terbaik Se-Jawa Tengah Tahun 2021”

Pemerintah kota Semarang melalui dinas-dinasnya terutama Dinas Kesehatan Kota Semarang selalu berusaha untuk mewujudkan visi Kota Semarang dan visi Dinkes Kota Semarang. 
Salah satu wujud komitmen tersebut adalah pembangunan fasilitas kesehatan dan pusat kesehatan masyarakat di kota Semarang. Berikut ini data-data fasilitas kesehatan di Kota Semarang:

Rumah Sakit Umum  : 19
Rumah Sakit Khusus : 7
Puskesmas                : 37
Puskesmas Pembantu: 38
Klinik Pratama          : 273
Klinik Utama            : 41
Dokter Praktek        : 2258
*data dari dinkes kota semarang 2017

PUSKESMAS
Sebagai Pusat Kesehatan Masyarakat. Puskesmas memegang peranan penting dalam pelayanan kesehatan pada masyarakat. Jenis pelayanan di puskesmas antara lain:
  • Pemeriksaan Umum
  • Pemeriksaan Kesehatan Gigi
  • Pemeriksaan Balita Sakit
  • Pemeriksaan Kesehatan Ibu dan Anak
  • Farmasi
  • Laboratorium
  • Layanan Inovasi: Klinik VCT, Rehabilitasi Narkoba, Klinik Kesehatan Tradisional
*Layanan Inovasi hanya ada di puskesmas-puskesmas tertentu.

Ambulance HEBAT
Selain layanan Puskesmas, Pemerintah Kota Semarang juga menyediakan Ambulance HEBAT. Ambulance HEBAT adalah layanan ambulance gratis bagi warga yang membutuhkan pelayanan ambulance atau ketika mengalami keadaan:
  1. Kegawatdaruratan Medis
  2. Kegawatdaruratan Kehamilan
  3. Kecelakaan

Untuk menghubungi ambulance HEBAT , masyarakat dapat menghubungi call center 1500-132


layanan ambulance HEBAT

Hari Pertama: UHC (UNIVERSAL HEALTH COVERAGE)

UHC adalah wujud komitmen PEMKOT Semarang dalam memberikan pelayanan Kesehatan pada warganya. Dengan UHC maka semua warga dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan gratis melalui BPJS. Syaratnya cukup mudah. Calon peserta UHC harus warga kota Semarang dan berdomisili di Semarang minimal selama 6 bulan dengan menunjukkan KTP dan KK Kota Semarang sebagai bukti dan bersedia ditempatkan di kelas 3. 
For your Information, yaelaaah bahasanya kekiniaan. Karena warga kota Semarang yang mendaftarkan diri ke program UHC sangat banyak. Hal ini menyebabkan proses antrian pendaftaran UHC menjadi panjang.
Padahal sebenarnya pendaftaran UHC bisa dilakukan kapan saja selama program ini masih ada. Saya menyarankan lebih baik mendaftar pada waktu membutuhkan pelayanan kesehatan, misalnya saat kamu mau menginap di rawat inap. Karena pendaftar yang sedang dirawat inap akan menjadi prioritas utama.

Info lebih lengkap tentang UHC yang lebih lengkap bisa membaca di artikelku : 

Hari Pertama: UPAYA PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU

Semua pasti setuju angka kematian ibu harus dikurangi atau tidak ada kasus sama sekali. Mengapa? Karena kematian ibu biasanya juga diikuti dengan kematian bayi. Dinas Kesehatan Kota Semarang berupaya keras melalui unit-unit kerja dibawahnya untuk menekan angka kematian ibu lewat edukasi, pendampingan dan pelayanan di Puskesmas, Bidan maupun Rumah Sakit.

sumber: Dinkes Kota Semarang


Dilihat dari trend diatas, Berkat kerja keras Dinas Kesehatan, Pemerintah dan masyarakat, angka kematian Ibu semakin tahun semakin berkurang, namun masih tetap ada. Hal ini menunjukkan masih banyak yang harus dilakukan untuk menekan angka kematian Ibu. Salah satu upayanya adalah dengan mengedukasi dan melakukan pendampingan pada masa kehamilan, melahirkan hingga masa nifas (pra melahirkan).  

WASPADAI MASA NIFAS

Wanita yang baru selesai melahirkan akan memasuki masa nifas. Masa ini dimulai ketika wanita telah mengeluarkan plasenta dan berlanjut hingga beberapa minggu kemudian. Masa nifas pada umumnya berlangsung sampai enam minggu setelah melahirkan. Pada masa nifas pada tubuh wanita terjadi perubahan, yaitu adaptasi pada masa kehamilan dan melahirkan sampai berangsur-angsur kembali lagi ke keadaan sebelum melahirkan.

chart: informasi kasus kematian Ibu berdasarkan Status OBSTETRI. sumber: dinkes Kota Semarang
Kasus kematian Ibu pada masa nifas jumlahnya paling banyak selain kasus kematian pada saat hamil. Bahkan pada tahun 2017 periode januari - November tidak ada kasus kematian ibu pada saat persalinan. Hal ini menandakan masa kritis Ibu adalah pada saat hamil dan nifas.  Kasus kematian Ibu paling banyak berada pada masa nifas.
Banyak ibu-ibu  yang tidak menyadari bahwa setelah masa persalinan mereka butuh istirahat dan makan yang cukup dan bergizi untuk memulihkan keadaan tubuhnya. Banyak diantara mereka yang setelah melahirkan langsung melakukan aktifitas sehari-hari dan menghiraukan keluhan-keluhan kesehatan seperti pusing, mual dan sebagainya. Padahal bisa jadi keluhan-keluhan yang mereka anggap ringan ini malah membahayakan kesehatan. 

PERMASALAHAN KESEHATAN IBU DI KOTA SEMARANG

Beberapa permasalahan kesehatan ibu dikota Semarang adalah sebagai berikut:
  1. Unmet Need
    Unmet Need adalah Wanita Usia Subur (WUS) yang telah menikah dan tidak haid, tidak menginginkan kehadiran anak atau ingin menunda kehadiran anak, tetapi tidak menggunakan alat kontrasepsi.
  2. Kurangnya kesadaran Ibu Hamil terhadap gejala kesehatan yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu hamil dan janin.
  3. Hamil diusia sangat muda.
  4. Jumlah anak yang banyak dan hamil dalam waktu yang berdekatan dengan kelahiran anak sebelumnya.

Hari Pertama: GERAKAN MASYAKARAT HIDUP SEHAT

Saat ini terjadi perubahan pola penyakit terkait dengan faktor perilaku. Pada tahun 90-an, pola penyakit terbanyak terkait dengan sanitasi yang buruk. Makin lama pola ini berubah. Pada saat ini, prosentase antara penyakit menular dan penyakit tidak menular sama besarnya. Hal inilah yang menjadi dasar perlunya gerakan Masyarakat Hidup Sehat.

Gaya hidup kekinian yang serba praktis dan serba lezat membuat penyakit-penyakit tidak menular semakin populer. Perlu diketahui, penyakit tidak menular seperti jantung, kanker, diabetes, hipertensi dan sebagainya disebabkan oleh gaya hidup yang kurang sehat. Contohnya merokok, kebanyakan makan gorengan, makanan berkolesterol tinggi dan lain sebagainya.

PARADIGMA SEHAT

Saat ini kira-kira ada 70% penduduk Indonesia yang sehat dan 30% yang sakit. 30% penduduk yang sakit ini ditangani oleh banyak lembaga/bagian. Ada lembaga pemerintah seperti: dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit maupun swasta. Sedangkan yang 70% hanya diurusi oleh 37 puskesmas. Jumlah puskesmas yang tidak sepadan dengan jumlah penduduk membuat edukasi dan pengawasan kesehatan tidak maksimal. Untuk itu perlu adanya gerakan masyarakat sehat di Indonesia.

  1. PARADIGMA SEHAT mengedepankan PROMOTIF PREVENTIF dalam upaya kesehatan serta memberdayakan masyarakat dalam BERPERILAKU SEHAT, yang dilakukan secara KONSISTEN dan BERKESIMBUNGAN
  2. PARADIGMA SEHAT memposisikan KESEHATAN SEBAGAI HASIL dari aktivitas sehari-hari, bagian utama dari suatu GERAKAN KESEHATAN MASYARAKAT

GERAKAN MASYARAKAT SEHAT Gernas adalah suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan, dan kemampuan berperilaku sehat
untuk meningkatkan kualitas hidup.

Dasar Dasar gerakan GERMAS adalah instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017

Tujuan
  1. Kesehatan Terjaga
  2. Lingkungan Bersih
  3. Produktif
  4. Biaya Berobat Berkurang

Fokus Kegiatan
  1. Melakukan Aktivitas Fisik
  2. Konsumsi Sayur dan Buah
  3. Memeriksa Kesehatan Secara Berkala


mewujudkan germas

Hari Pertama: Test Kesehatan
Sebagai agen Gerakan Masyarakat Sehat, tentunya kita juga harus sehat. Pada Malam pertama kegiatan kami, diadakan test kesehatan pada seluruh peserta temu blogger. Test yang dilakukan adalah test tensi, gula darah dan kolesterol. Dibawah ini aku uraikan hasil test kesehatanku.

Tensi          : 150/104
Gula Darah: 103 Nilai Rujukan: < 140 mg/dl
Kolesterol : 207 Nilai Rujukan: < 200 mg/dl

Ternyata ada dua hasil yang kurang baik.
  1. Kolesterol: Nilai kolesterolku terpaut sedikit dengan nilai rujukan. sehingga tidak membutuhkan obat untuk menurunkan kadar kolesterol, cukup dengan mengurangi penyebab kolesterol dan rajin berolah raga (ini yang susah).
  2. Tensi Darah: Nah ini yang agak parah, nilai rujukan tensi darah normal adalah < 130, sedangkan tensiku 150.
    Sebenarnya aku sudah tahu kalau tensiku setinggi ini, dari 1 bulan yang lalu aku sudah melakukan cek tensi secara rutin (di kantorku ada alat untuk memeriksa tensi elektronik).
    Dan karena tensi ini juga aku berniat memperbaiki gaya hidupku yang kurang sehat. Salah satunya adalah Berhenti Merokok. Namun merokok hanya salah satu penyebab. Masih ada penyebab lain seperti: over weight alias kelebihan berat badan, kurang aktivitas gerak, kurang sayur dan buah dan juga gemar makan gorengan.
    Saat ini aku sudah mulai mengurangi makan gorengan,  mulai makan sayur dan berolah raga kalau kebetulan bisa bangun pagi.


Hari Kedua: Test Kebugaran Jantung-Paru


siap-siap test Rockpot

Pada hari kedua ini dilakukan test kebugaran jantung-paru dengan cara ROCKPOT untuk mengukur kebugaran jantung-paru. Mengapa menggunakan test Rockpot?
  • Dapat dijadikan panduan untuk menjaga dan meningkatkan kebugaran jantung-paru.
  • Dapat dilakukan perorangan atau kelompok.
  • Relatif aman bagi orang yang memiliki resiko penyakit.
  • Mudah dilakukan dan tidak memerlukan alat khusus.
  • Sederhana, hanya membutuhkan lintasan datar sepanjang 1,6 km, alat pencatat waktu dan sepatu untuk menghindari cidera.
  • Dilakukan hanya dengan berjalan cepat atau berlari secara konstan.



Cara melakukan Test kebugaran jantung-paru dengan cara Rockpot

  •  Tunggu artikel selanjutnya yang akan membahas tentang cara Rockpot :P

Hari Kedua: Blogger Sebagai Buzzer Kesehatan

Materi Blogger diisi oleh salah satu blogger kondang,  mas Danang. Judul yang dibawakan agak provokatif, yaitu Blogger sebagai buzzer kesehatan.
Selama ini kita sering menganggap buzzer sebagai hal yang kurang baik. Contohnya buzzer politik. Orang yang mencuit menaikkan rating demi mendapatkan bayaran. Namun disini kita tidak sedang membicarakan bayaran. Banyak sekali informasi-informasi kesehatan yang tidak tersampaikan oleh masyarakat karena kurangnya akses terhadap informasi-informasi tersebut. Dengan kekuatan blogger, informasi-informasi tersebut bisa tersalurkan.

Mengapa penyebaran informasi lewat blog sangat efektif:
  • Informasi selalu ada. Selama blognya masih aktif dan artikelnya tidak dihapus. Informasi ini bisa diakses kapan saja.
  • Bisa diakses dimana saja. Perkembangan gadget yang makin canggih, memudahkan orang/pembaca membuka blog dimana saja.
  • Memiliki pembaca setia (visitor). Setiap blogger pasti punya pembaca. Pembaca-pembaca inilah yang akan menjadi target informasi-informasi yang disebarkan oleh penulis. 

Dengan kekuatan dan kesaktian blogger. Diharapkan Blogger dapat memberikan informasi kesehatan pada masyarakat dan mengajak masyarakat menerapkan hidup sehat.

Kalau ada yang belum tahu blognya mas danang bisa cek disini www.dhave.id


Demikian catatanku selama 2 hari mengikuti acara temu blogger kesehatan yang diadakan oleh Dinkes Kota Semarang.

Acaranya sangat seru dan penuh gizi, baik gizi di perut maupun gizi ilmunya. Seperti yang aku tulis diatas, Insyaallah materi-materinya akan aku share lebih detail di blog ini secara bertahap. Terima kasih sudah membaca dan semoga bisa mengispirasi.

SALAM GERMAS
Sehat, Bugar, Produktif


Photo credits:
Peserta temu blogger
Portal pemkot semarang (logo germas, UHC)
Slide/Materi temu blogger 
Mengapa memakai Micro framework. Micro framework adalah framework minimalis yang bisa digunakan untuk membuat web service. Code Igniter dan Laravel sebenarnya juga bisa digunakan untuk membuat REST web service. Namun rasanya fitur-fiturnya yang lengkap menjadi mubazir. Dengan menggunakan micro framework. Kita bisa memaksimalkan kemampuan framwork (memaksimalkan keterbatasannya).
Slim adalah salah satu dari sekian banyak PHP micro framework yang sangat populer. Bahkan kepopulerannya melebihi saya. Oke Cukup basa basinya, mari kita bersama-sama menginstall Slim PHP micro framework dan membuat "Hello world".

Langkah 1

pastikan kalau kamu sudah punya composer di komputermu. Composer adalah depency manager yang sangat populer. Kamu bukan programmer kekiniian kalau nggak kenal sama composer. Kalau mau belajar menginstall composer, kamu bisa baca di artikelku yang ini
Cara Install Composer

Langkah 2

Buat folder baru di folder dengan nama testslim di htdocs (untuk windows). Kalau kamu  pakai ubuntu atau linux, kamu bisa buat folder di /var/www/html.


           mkdir /var/www/html/testslim

Langkah 3 

masuk ke folder testslim, ketikkan perintah berikut untuk menginstall slim 3

composer require slim/slim "^3.0"

Tunggu beberapa saat sampai SLIM terinstall di komputer


FINAL

Kalau sudah muncul seperti digambar berarti SLIM PHP microframework sudah terinstall. untuk mengeceknya buka saja foldernya dan kamu akan melihat 2 file dan 1 folder, yaitu composer.json, composer.log dan  folder vendor.


Membuat Web Service Sederhana

Membuat Halaman index.php

web service yang kita buat belum bisa dipakai, karena memang belum ada apa-apanya. untuk memberikan apa-apanya, kita buat file index.php. Kamu bisa memakai editor kesayangan kamu. Aku biasa pakai sublime text. tapi disini aku mau nyoba pakai vim, soalnya vim lebih warna warni.
Perintahnya:
    pakai pico:
                       pico index.php
    pakai vim:
                       vim index.php
   pakai sublime text
                       subl index.php

Menampilkan Hello World

Sekarang kita akan menampilkan kata "Hello World" kalau alamat web servicenya diakses.


Baris 1 = pembuka kode php.
baris 2 = Load depency yang dipakai oleh aplikasi.
baris 3 = inisialisasi aplikasi slim.
baris 4 = membuat web service dengan methode "get", tanda "/" berarti alamat root (tanpa endpoint) web service.
baris 5 = Perintah yang dieksekusi jika alamatnya didatangi.
baris 6 = menjalankan aplikasi slim.
baris 7 = penutup kode php.

Sekarang coba arahkan browser ke alamat yang sudah dibuat, dan lihat hasilnya.







Komposer adalah salah satu tool manajemen depency yang sangat populer. komposer memudahkan kita untuk menginstall dan mengupdate project/package php

Ikuti langkah-langkah dibawah ini:

Langkah 1

Update Ubuntu Package Manager
     sudo apt-get update
Install software-software yang dibutuhkan
     sudo apt-get install curl php-cli git

Langkah 2

Download dan install komposer dengan perintah ini:
curl -sS https://getcomposer.org/installer | sudo php -- --install-dir=/usr/local/bin --filename=composer
Perintah ini akan menginstall komposer di /usr/local/bin.


Untuk mengecek apakah composer sudah terinstall. Ketikkan perintah composer di terminal, maka akan tampil tampilan seperti dibawah ini:



Sekarang komposer sudah terinstall dengan baik dan siap digunakan.

logo kopi kapal api

Iklan kopi kapal api sering diputar ditelevisi. Kopi Kapal Api dengan tagline iklannya Kopi Kapal Api” “Jelas Lebih Enak” pasti sering kamu lihat di televisi atau koran. Sebenarnya Sudah lama aku tidak menonton televisi atau membaca koran. Kemajuan teknologi informasi, terutama internet menjadikanku terlalu fokus pada layar komputer atau laptop. jadi apa yang aku tulis disini bukan karena korban iklan televisi atau korban iklan di bungkus nasi kucing.

Berbicara mengenai kopi, sebenarnya aku bukan pecinta kopi, karena aku mengonsumsi kopi hanya 2-3x sehari. dan juga Karena cintaku yang tidak untuk dibagi-bagi, cukup untuk Dia dan dia, lalu dia, dia dan dia lagi.
Kamu boleh menganggapku sebagai penyuka kopi, aku lebih suka menyebut demikian. Sebagai penyuka kopi, aku tidak mau ribet untuk membuatnya menjadi minuman siap minum. Sehingga pilihan kopi favoritku jatuh pada kopi sachet. Membuat minuman kopi dari kopi sachet lebih praktis, nyaman, aman dan tentram. gula dan kopi sudah ditakar dengan pas oleh pabriknya dengan perhitungan yang sangat presisi. Dikerjakan oleh mesin-mesin mutakhir yang dirawat dengan baik. Komposisinya berdasarkan racikan dari ahli kopi yang telah berpengalaman puluhan tahun membuat kopi. Hal ini menjadikan Kopi Kapal Api Jelas Lebih Enak. Ups maaf keceplosan merek.

Dari sejarahnya, Kopi masuk ke Indonesia kira-kira pada abad ke-17. Saat itu orang Eropa sedang mengembangkan perkebunan kopi sendiri. Tetapi karena iklim yang tidak mendukung akhirnya mereka mengembangkan kebun kopi di daerah jajahannya, termasuk pulau Jawa. Saat itu Belanda berhasil mengekspor kopi sehingga kopi jawa menjadi terkenal dan mendominasi pasar kopi dunia. Saat itu juga secangkir kopi populer dengan sebutan "cup of java" yang secara  harfiah diartikan sebagai "segelas jawa".  Sampai saat ini pun nama "java" masih sering digunakan sebagai kata yang merujuk ke kopi. Contohnya bahasa pemrograman java yang berlogo secangkir kopi.

logo bahasa pemrograman java - sumber: google play

Sejarah kopi kapal api tidak lepas dari pabrik kopi yang didirikan oleh Go Soe Loet pada tahun 1927. Beliau mendirikan usaha kopi bernama "kopi bubuk Hap Hoo Tjan" bersama kedua saudaranya Go Bie Tjong dan Go Soe Bin. Pabrik penggorengan kopi itu berada di wilayah Pabean, Surabaya.

Produk kopi bubuk itu dijual berkeliling kampung dengan menggunakan sepeda atau pikulan kayu.

"Dulu sering berjualan di Pelabuhan Tanjung Perak melayani para pelaut yang bersandar. Pelanggan kami banyak. Kemudian dari sana, karena banyak pelanggan di pelabuhan lalu muncul ide logo produknya 'kapal api' itu," terang Soedomo(merdeka.com).




Kapal Api secara tidak langsung merupakan simbol teknologi terkini dan kemewahan pada masa itu. Hal itu menjadi inspirasi untuk selalu mengacu pada kualitas dan menjadikan perusahaan mengalami perkembangan dan kemajuan yang pesat pada masa itu.

Sayangnya pabrik penggorengan kopi itu pecah kongsi lalu asetnya dibagi. Go Soe Loet kebagian pabrik penggorengan kopi dan memilih melanjutkan pabrik penggorengan kopi dibantu oleh ketiga anaknya, yaitu Sutikno, Indra dan Soedomo.

Namun pada akhirnya Hap Hoo Tjan bangkrut pada tahun 1981. Disisi lain, Soedomo dan saudaranya Indra sudah membangun perusahaan yang bernama PT. Santos Jaya Coffee. Dengan bekal pengalaman ketika membantu ayahnya membangun pabrik penggilingan kopi. PT. Santos Jaya Coffee semakin maju dan berkembang.
"Itu perusahaan didirikan dari awal, bukan warisan dari orang tua" tutur Soedomo (merdeka.com).



Keunggulan Kopi Kapal Api karena kopi ini diracik menurut lidah orang Indonesia. Dengan usia yang sudah begitu lama tentu saja kamu tidak perlu meragukan kualitas rasa dari kopi Kapal Api. Menurut Soedomo ada beragam kopi produk nusantara. kopi Aceh misalnya. "Nah kopi-kopi terbaik khas daerah itu kami campur, diracik pas". tuturnya (merdeka.com).

Selain itu kopi Kapal Api memiliki banyak varian rasa. Ada kopi original, ada juga kopi-kopi dari berbagai daerah, seperti kopi Lampung, kopi Aceh dan lain sebagainya. Selain kopi hitam, kopi Kapal Api juga memiliki produk kopi-kopi modern seperti grande dan kopi susu (keduanya kopi favoritku).

ragam kopi kapal api. sumber: web site kapal api global



#KapalApiPunyaCerita, tentang sejarah yang panjang. Proses pencarian, penciptaan, inovasi dan pengabdian yang tiada henti. Untuk selalu memberikan yang terbaik bagi para pecinta kopi didunia dan di Indonesia pada khususnya.
Dalam hal rasa kopi Kapal Api tidak hanya memberikan satu atau dua pilihan produk berkualitas, tetapi banyak produk berkualitas untuk kita pilih sesuai dengan lidah kita. Suka kopi sesuai daerah asal, kamu bisa memilih kopi Lampung atau kopi Aceh, suka kopi hitam yang wangi? Pilih saja kopi special. Dulu aku suka kopi Kapal Api varian kopi hitam original. Seiring berjalannya waktu dan usia, sekarang aku suka yang rasanya lebih soft. Kalau dirumah aku suka kopi susu Kapal Api, sedangkan kalau dikantor lebih sering meminum kopi grande yang lebih manis dan soft.

Lalu dimana rahasia kopi Kapal Api yang enak rasanya?

Kan sudah dijelaskan diatas. Tentu saja dari tanah Indonesia yang begitu subur dan pengalaman, dedikasi dan inovasi yang sudah berpuluh-puluh tahun dalam membuat kopi untuk konsumen Indonesia. Kopi Kapal Api diracik sesuai dengan lidah orang Indonesia.

Terima kasih sudah berkenan mampir dan membaca tulisanku, tulisan ini disertakan dalam lomba #KapalApiPunyaCerita



UHC (UNIVERSAL HEALTH COVERAGE)

Pemerintah Kota Semarang bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) meluncurkan program UHC (Universal Health Coverage) di RSUD K.R.M.T WONGSONEGORO (RSWN) pada hari rabu tanggal 25/10/2017. Acara peluncuran program UHC dan gerakan bersama IVA semarang ini dihadiri oleh Walikota Semarang bapak Hendrar Priadi atau lebih dikenal dengan sapaan Hendi, Direktur pelayanan dan perluasan Peserta BPJS, Deputi Direksi Wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dan Direktur RSUD K.R.M.T WONGSONEGORO (RSWN) Ibu Dr. Susi Herawati, M.Kes. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk peran pemerintah daerah dalam mewujudkan UHC (Universal Health Coverage) atau cakupan semesta yang ditunjukkan dengan ditanda tanganinya peraturan walikota no 43 tahun 2017 tentang penyelenggaraan jaminan kesehatan. Walikota Hendrar Priadi mengungkapkan Seluruh warga kota Semarang akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah kota Semarang apabila menderita sakit asalkan mau di kelas 3. Masih menurut Hendi Prinsip dari Universal Health Coverage ini adalah bagaimana pemerintah melalui BPJS melindungi semua warga (Kota Semarang) agar dapat biaya pengobatan gratis termasuk opname. Syaratnya adalah masuk (dirawat) ke kelas 3.



"Kita sudah inventarisir target 150 ribu warga Kota Semarang yang belum punya BPJS Kesehatan kita biayai dengan APBD. Anggaran saat ini Rp. 75 miliar. " Kata Hendi.

Saat ini Pemerintah Kota Semarang baru mendaftarkan sebanyak 93 ribu warga, namun ditargetkan akhir tahun 2017 tercapai hingga 150 ribu warga dari 175 ribu warga yang belum terdaftar BPJS.

Untuk kelancaran pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat Kota Semarang di RSUD K.R.M.T WONGSONEGORO (RSWN) selain ruang Nakula (Khusus Kelas III), tahun depan RSWN berencana akan membangun ruang rawat inap Sadewa khusus untuk kelas III.

Ruang Nakula

Sementara itu menurut Direktur Pelayanan dan Perluasan Kepesertaan BPJS, Andayani Budi Lestari sampai saat ini sudah ada 54 Kota dan Kabupaten di Indonesia yang telah melaksanakan Program UHC. Sedangkan Kota Semarang menjadi kota pertama di Jawa Tengah yang menjadi pelopor program ini.

Program UHC akan menggantikan Program Jamkesmaskot yang sebelumnya ada. Bila Program Jamkesmaskot hanya menyasar pada warga miskin. Program UHC memberikan jaminan yang lebih luas, yaitu pada seluruh warga Kota Semarang.

Saat ini Pemerintah Kota Semarang baru mendaftarkan

Syarat Mendaftar Program UHC

Syarat untuk mendaftar pada program UHC Kota Semarang, syaratnya hanya 2 :
  • Warga Kota Semarang, dibuktikan dengan menunjukkan KTP dan KK.
  • Bersedia Masuk Ke Kelas 3
Syarat/ketentuan lain pendaftaran UHC secara garis besar adalah sebagai berikut
  • Untuk peserta BPJS Mandiri yang ingin bergabung ke Program UHC maka kepesertaan BPJS Mandirinya harus ditutup terlebih dahulu baru mendaftar ke Program UHC.
  • Warga Kota Semarang yang tidak memiliki jaminan Kesehatan BPJS bisa langsung menghubung Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk mendaftar Program UHC.
  • Untuk Peserta BPJS Mandiri Kelas III  yang sudah menunggak 1 bulan iuran bisa langsung mendaftar ke Program UHC
  • Untuk Peserta BPJS Mandiri Kelas I dan II yang sudah menunggak iuran selama 3 bulan bisa langsung mendaftar ke Program UHC
  • Untuk Peserta BPJS Mandiri Kelas I dan II yang menunggak iuran kurang dari 3 bulan. Maka harus membayar denda/tunggakan terlebih dahulu baru mendaftar ke Program UHC.

Untuk mendaftar ke Program UHC bisa langsung ke Kantor Dinas Kesehatan Kota Semarang Jl. Pandanaran No.79, Mugassari, Semarang Sel., Kota Semarang, Jawa Tengah 50249 dengan membawa KTP dan KK.

sumber:
http://radarsemarang.com/2017/10/26/hendi-jamin-layanan-kesehatan-gratis/
http://rsud.semarangkota.go.id/v2013/main/page/berita/188
Berbagai sumber yang tidak disebutkan disini

Hi guys, saya mau berbagi tips mengatasi problem di windows 10 penggunaan hardisk selalu 100% padahal tidak sedang membuka aplikasi apa-apa.

Permasalahan ini sudah lama saya alami. Padahal dari spek komputer seharusnya komputer saya bebas lag, tapi nyatanya sering ngelag. Usut-punya usut dilihat dari Task Manager penggunaan hardisk selalu tinggi sampai 100%.

disk load 100%
disk load 100%


Dari beberapa forum ada yang menyarankan untuk reinstall driver, mungkin drivernya nggak cocok. Padahal saya sudah menggunakan driver bawaan motherboard dan drivernya support windows 10.

Kalau kamu mengalami seperti yang saya alami, kamu bisa mengikuti tips berikut:

Matikan service "windows search"  dan "superfetch"



  • Klik Start menu -> Windows System -> Run


Start Menu -> Windows System
Start Menu -> Windows System


  •  Ketikkan service.msc di textbok lalu klik "OK"


Run "Services.msc"
Run "Services.msc"


  • Setelah itu akan muncul jendela service. Pada panel "Name" cari service "windows search"

service "windows search"
service "windows search"

  • Klik dua kali atau tekan enter, Klik combo box "Startup Type" pilih disable, tekan "OK"


matikan service "windows search"
matikan service "windows search"

  • Masih di jendela service, cari service "superfetch"


services "superfetch"
 services "superfetch"

  • Klik dua kali atau tekan enter, Klik combo box "Startup Type" piluh disable, kemudian tekan "OK"


Matikan services "superfetch"
Matikan services "superfetch"


  • Setelah itu Restart komputer, coba cek lewat task manager, Insya allah disk usage sudah turun drastis

Disk usage sudah normal
Disk usage sudah normal

Sekian tips and trik dari saya, semoga berhasil

Ada kalanya proses bridging tidak berjalan mulus, kadang ada masalah yang bukan bagian dari kodingan kita. Contohnya yang pernah aku alami waktu membuat bridging SEP. Error cod bla bla bla, nama poli tidak dikenal. Padahal aku sudah memakai nama poli yang ada di daftar poli BPJS.

Kalau sudah kasusnya seperti ini, satu-satunya hal yang bisa dilakukan yaitu lapor ke teknisi BPJS. Tapi jangan cuma laporan aja, lampirkan juga data pendukungnya. Biasanya IT-BPJS meminta hasil screenshot dari REST Client. Biasanya kalau tanpa hasil response dari Rest client, IT-BPJS kurang percaya, dianggapnya aplikasi kita yang error.

Advance Rest Client

Tool rest client favoritku saat ini cukup memakai ekstensi google chrome "Advance Rest Client". Cara installnya buka aplikasi chrome, kemudian masuk ke "Toko web chrome" alamatnya disini:

 https://chrome.google.com/webstore/category/extensions

Masukkan "Advance Rest Client" di kolom pencariannya. Setelah keluar listnya pilih "Advance Rest Client yang ada di group aplikasi


Setelah di install, Aplikasi Advance Rest Client siap dipakai.

Aplikasi Generate Signature Key

Bahan ke-2 adalah aplikasi untuk menggenerate signature key. Signature key digunakan untuk melakukan request ke web service SEP. Signature key digenerate per request, jadi kalau mau request lagi ke server SEP kamu harus menggenerate lagi signature key.

Aplikasi generate signature keynya aku ambil dari tutorial dari BPJS, kebetulan ada yang versi PHP.

Buat file php, contohnya generate.php
kemudian masukkan kode berikut

<?php 
   $data = "XXXX";
   $secretKey = "XXXXXXXXXX";
         // Computes the timestamp
          date_default_timezone_set('UTC');
          $tStamp = strval(time()-strtotime('1970-01-01 00:00:00'));
           // Computes the signature by hashing the salt with the secret key as the key
   $signature = hash_hmac('sha256', $data."&".$tStamp, $secretKey, true);
   // base64 encode…
   $encodedSignature = base64_encode($signature);
   // urlencode…
   // $encodedSignature = urlencode($encodedSignature);
   echo "X-cons-id: " .$data ." <br>";
   echo "X-timestamp:" .$tStamp ." <br>";
   echo "X-signature: " .$encodedSignature;   
?>            

Note: masukkan cons-id dan secret key dari BPJS di $data (cons-id)  dan $secretKey (secretkey)

Test Insert SEP

Untuk panduan web service SEP silahkan buka katalog web service di 

aku mengambil contoh insert SEP sebagai sample di tutorial ini. 
Kebetulan yang sering bermasalah juga disini, jadi sekalian aja dijadikan sample.

1. Buka aplikasi Advance Rest Client di google chrome. terus terang aku orangnya agak pelupa, biasanya aku cari lewat pencarian google kemudian aku jalankan dari hasil pencariannya google. 


2. Pastikan keluar tampilan seperti itu, kemudian klik "luncurkan". Setelah itu akan keluar jendela aplikasi Advance Rest Client seperti dibawah ini:



3. Masukkan alamat web service lengkap dengan port dan end pointnya di "Request URL". Pilih method "POST"




4. Masukkan Json Request di tab request



5. Jalankan aplikasi generate Signature Key. Tadi kita menyimpan dengan nama generate.php. Jalankan web server, kemudian panggil alamat localhost/generate.php di browser kesayanganmu. Akan muncul seperti ini


6. Masukkan hasilnya ke "Raw header", lalu tambahkan "Content-Type: Application/x-www-form-urlencoded" di bawahnya. 



PPK Rujukan dan PPK Pelayanan bisa diganti pakai PPK RS

7. Kemudian klik "Send". Tunggu sampai dapat response dari server SEP. Kalau berhasil hasilnya kira-kira kayak dibawah ini:



Kalau hasilnya error, ditelusuri dulu errornya apa, kalau error 800 nokartu tidak dikenal atau diagnosa tidak dikenal biasanya karena diagnosanya tidak pas. Pernah juga aku dapat error Nama Poli tidak dikenal, lalu aku kirim komplain ke IT-BPJS, lalu aku kirimkan juga hasil screenshot dari Advance Rest Service. Langsung diperbaiki sama IT-BPJSnya. Screenshot dari Advance Rest Client lebih dipercaya oleh IT-BPJS karena langsung nembak ke server mereka tanpa perantara. Beda cerita kalau yang aku kirim screenshot error code dari Visual Basic 6 :))







Selamat siang para bridgingers. Tutorial ini lanjutan dari tutorial sebelumnya, yang baru datang silahkan masuk kesini dulu
Bridging INACBG5 dengan visual basic 6 dan SLIM PHP

Suatu ketika ada seseorang verifikator E-Klaim komplain karena bridging terakhirnya tidak masuk. Ceritanya ada revisi diagnosa, lalu dia merasa sudah menginput, tetapi hasil iur bayar di kasir tidak sesuai dengan hasil inputannya. Setelah diinvestigasi, ternyata dia nggak menginput lewat aplikasi bridging yang aku buat. Karena data yang tersimpan di database adalah data bridging dia yang pertama. Tapi dia bersikukuh dengan bukti hasil print klaim individual. Lah dia pakai bukti print klaim individual, padahal di aplikasi bridging belum aku tambahi fasilitas buat ngeprint!!!
Akhirnya dia ngaku kalau ngeditnya pakai aplikasi E-Klaim. Nah Loh...



Kembali ke Laptop, eh ke artikel. Thanks to team NCC yang sudah membuatkan web service untuk kami para bridgingers. Fasilitas cetak klaim individual ini bisa dibaca di pdf petunjuk teknis Aplikasi INA-CBG5 bab webservice di bagian Cetak Klaim.

Kodenya seperti berikut:

Cetak klaim:
{
 "metadata": {
 "method": "claim_print"
 },
 "data": {
 "nomor_sep": "16120507422"
 }
}
Response:
{
 "metadata": {
 "code": 200,
 "message": "Ok"
 },
 "data": “7c7uNsPO4uXsTpr9zCtiTrYdzMjmHxZIEjDobAoujnJvdO7UWTB
 eRr9wb8mtnd9+gnzForViUj6QtD9xVBTJFxz4N/DvR7IwT7RqdQ
 DsgFl5NnnWqZb/fNUKXQDQ+Q+e+yR48eo8bPF … dst”
 }

Hasil dari method claim_print adalah file pdf yang ter-encode dengan base 64 yang terdapat pada variable “data”. Silakan decode terlebih dahulu untuk mendapatkan

file pdf dalam bentuk binary untuk kemudian ditampilkan atau disimpan.

Seperti sudah dijelaskan disana, filenya ada divariabel "data". Variabel ini adalah file yang di encode dengan base 64. Nah kendalanya disini, soalnya banyak yang nggak paham apa itu base 64, termasuk aku (sambil ngacung). Inilah kenapa artikel ini aku tulis. Mungkin teman-teman yang lain juga belum tahu tentang encode base 64, jadi biar kalian nggak ndeso kayak aku, yuk kita pelajari bersama

Base 64 Encoding Decoding

Sebelum kita melangkah lebih jauh, pikir-pikirkan dulu, sebelum dirimu... hadeh malah nyanyi dangdut. Yang tahu lagunya pasti seumuran sama yang nyanyi :P.

Base64 encoding/decoding adalah metoda yang digunakan untuk melakukan penyandian (encoding) terhadap file binary menjadi string. dengan kata lain. Binary dirubah menjadi menjadi 7 bit karakter. 

Biar nggak terlalu panjang lebar, cukup sekian saja pembahasan soal base64. Intinya sih binary diencode menjadi string, nanti setelah sampai bisa dibalikin lagi ke sbinary.

Tehnik encoding sebenarnya sederhana

  1. Cari kode ASCII untuk masing-masing text
  2. Cari Bilangan binner 8 bit dari kode ASCII yang ada
  3. Gabungkan 8 bit menjadi 24 bit
  4. Pecah 24 bit menjadi 6 bit, sehingga akan menjadi 4 pecahan
  5. Masing-masing pecahan diubah menjadi nilai desimal
  6. jadikan nilai – nilai decimal tersebut menjadi indeks untuk memilih karakter penyusun dari base64 dan maksimal adalah 63 atau indeks ke 64
  7. Jika dalam proses encoding terdapat sisa pembagi, maka sebagai penggenap maka tambahkan karakter "=" sebagai karakter penggenap, sehingga kadang dalam string base64 ada dua karakter "="


PERSIAPAN

Tool yang digunakan masih sama dengan yang kemarin. Bedanya di Visual Basic 6 ada tambahan modul untuk decode base64. Kemudian Jangan lupa ada aplikasi pembaca file pdf yang terinstall bukan yang portable. Saya pakai foxit reader.


Source code vb6 dan webservice php yang pernah aku upload di Bridging INACBG5 dengan visual basic 6 dan SLIM PHP.

Langkah pertama - Tambahkan Service Cetak di Web Service BridgingInaCBG

Tambahkan service cetak klaim di web service. Buka folder BridgingInaCBG.
Pada index.php, tambahkan service untuk cetak klaim 
Berikut ini kodenya:

Function cetak($request, $response, $args) {
        $nosep = $request->getParsedBody()['nosep'];
        //echo $nosep;
        $json = '{
        "metadata":{
        "method":"claim_print"
    },
    "data":{
        "nomor_sep":"'.$nosep.'"
    }
        }';

        $json = mc_encrypt ($json, getKey());
        $ch = curl_init(getUrlWS());
        curl_setopt($ch, CURLOPT_POST, 1);
        curl_setopt($ch, CURLOPT_POSTFIELDS, $json);
        curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true);

        $result = curl_exec($ch);
        curl_close($ch);
    $result = str_replace ('----BEGIN ENCRYPTED DATA----', '', $result);
    $result = str_replace ('----END ENCRYPTED DATA----', '', $result);
    $result = mc_decrypt (getKey(), $result);
    $data = json_decode ($result, true);
    $response->write($result);
    $response->write($result);
    return $response;

}

Langkah Kedua - Buka Source Code Visual Basic 6

Buka file source code simulasi visual basic 6, kalau belum punya download saja diartikel ini

http://www.martinsetiawan.com/2017/03/bridging-ina-cbg5-simrs-dengan-visual_56.html

Langkah Ketiga - Tambahkan Modul Enc64

Modul ini aku dapat dari internet, Aku mohon maaf banget wahai creator modul, aku lupa alamat webnya, kalau nggak salah sih ngambil di forum diskusi. Kalau ada yang pernah nemu bisa menghubungiku, biar aku bisa menambahkan kredit creator modulnya di blog ini.

Masukkan Modul Enc64. Klik Kanan pada windows project explorer 

Kemudian akan terbuka form Add Module. Klik Open
Ganti nama modul menjadi Enc64,


Kemudian masukkan kode dibawah ini:

Option Explicit

Private Const clOneMask = 16515072          '000000 111111 111111 111111
Private Const clTwoMask = 258048            '111111 000000 111111 111111
Private Const clThreeMask = 4032            '111111 111111 000000 111111
Private Const clFourMask = 63               '111111 111111 111111 000000

Private Const clHighMask = 16711680         '11111111 00000000 00000000
Private Const clMidMask = 65280             '00000000 11111111 00000000
Private Const clLowMask = 255               '00000000 00000000 11111111

Private Const cl2Exp18 = 262144             '2 to the 18th power
Private Const cl2Exp12 = 4096               '2 to the 12th
Private Const cl2Exp6 = 64                  '2 to the 6th
Private Const cl2Exp8 = 256                 '2 to the 8th
Private Const cl2Exp16 = 65536              '2 to the 16th

Public Function Encode64(sString As String) As String

    Dim bTrans(63) As Byte, lPowers8(255) As Long, lPowers16(255) As Long, bOut() As Byte, bIn() As Byte
    Dim lChar As Long, lTrip As Long, iPad As Integer, lLen As Long, lTemp As Long, lPos As Long, lOutSize As Long
    
    For lTemp = 0 To 63                                 'Fill the translation table.
        Select Case lTemp
            Case 0 To 25
                bTrans(lTemp) = 65 + lTemp              'A - Z
            Case 26 To 51
                bTrans(lTemp) = 71 + lTemp              'a - z
            Case 52 To 61
                bTrans(lTemp) = lTemp - 4               '1 - 0
            Case 62
                bTrans(lTemp) = 43                      'Chr(43) = "+"
            Case 63
                bTrans(lTemp) = 47                      'Chr(47) = "/"
        End Select
    Next lTemp

    For lTemp = 0 To 255                                'Fill the 2^8 and 2^16 lookup tables.
        lPowers8(lTemp) = lTemp * cl2Exp8
        lPowers16(lTemp) = lTemp * cl2Exp16
    Next lTemp

    iPad = Len(sString) Mod 3                           'See if the length is divisible by 3
    If iPad Then                                        'If not, figure out the end pad and resize the input.
        iPad = 3 - iPad
        sString = sString & String(iPad, Chr(0))
    End If

    bIn = StrConv(sString, vbFromUnicode)               'Load the input string.
    lLen = ((UBound(bIn) + 1) \ 3) * 4                  'Length of resulting string.
    lTemp = lLen \ 72                                   'Added space for vbCrLfs.
    lOutSize = ((lTemp * 2) + lLen) - 1                 'Calculate the size of the output buffer.
    ReDim bOut(lOutSize)                                'Make the output buffer.
    
    lLen = 0                                            'Reusing this one, so reset it.
    
    For lChar = LBound(bIn) To UBound(bIn) Step 3
        lTrip = lPowers16(bIn(lChar)) + lPowers8(bIn(lChar + 1)) + bIn(lChar + 2)    'Combine the 3 bytes
        lTemp = lTrip And clOneMask                     'Mask for the first 6 bits
        bOut(lPos) = bTrans(lTemp \ cl2Exp18)           'Shift it down to the low 6 bits and get the value
        lTemp = lTrip And clTwoMask                     'Mask for the second set.
        bOut(lPos + 1) = bTrans(lTemp \ cl2Exp12)       'Shift it down and translate.
        lTemp = lTrip And clThreeMask                   'Mask for the third set.
        bOut(lPos + 2) = bTrans(lTemp \ cl2Exp6)        'Shift it down and translate.
        bOut(lPos + 3) = bTrans(lTrip And clFourMask)   'Mask for the low set.
        If lLen = 68 Then                               'Ready for a newline
            bOut(lPos + 4) = 13                         'Chr(13) = vbCr
            bOut(lPos + 5) = 10                         'Chr(10) = vbLf
            lLen = 0                                    'Reset the counter
            lPos = lPos + 6
        Else
            lLen = lLen + 4
            lPos = lPos + 4
        End If
    Next lChar
    
    If bOut(lOutSize) = 10 Then lOutSize = lOutSize - 2 'Shift the padding chars down if it ends with CrLf.
    
    If iPad = 1 Then                                    'Add the padding chars if any.
        bOut(lOutSize) = 61                             'Chr(61) = "="
    ElseIf iPad = 2 Then
        bOut(lOutSize) = 61
        bOut(lOutSize - 1) = 61
    End If
    
    Encode64 = StrConv(bOut, vbUnicode)                 'Convert back to a string and return it.
    
End Function

Public Function Decode64(sString As String) As String

    Dim bOut() As Byte, bIn() As Byte, bTrans(255) As Byte, lPowers6(63) As Long, lPowers12(63) As Long
    Dim lPowers18(63) As Long, lQuad As Long, iPad As Integer, lChar As Long, lPos As Long, sOut As String
    Dim lTemp As Long

    sString = Replace(sString, vbCr, vbNullString)      'Get rid of the vbCrLfs.  These could be in...
    sString = Replace(sString, vbLf, vbNullString)      'either order.

    lTemp = Len(sString) Mod 4                          'Test for valid input.
    If lTemp Then
        Call Err.Raise(vbObjectError, "MyDecode", "Input string is not valid Base64.")
    End If
    
    If InStrRev(sString, "==") Then                     'InStrRev is faster when you know it's at the end.
        iPad = 2                                        'Note:  These translate to 0, so you can leave them...
    ElseIf InStrRev(sString, "=") Then                  'in the string and just resize the output.
        iPad = 1
    End If
     
    For lTemp = 0 To 255                                'Fill the translation table.
        Select Case lTemp
            Case 65 To 90
                bTrans(lTemp) = lTemp - 65              'A - Z
            Case 97 To 122
                bTrans(lTemp) = lTemp - 71              'a - z
            Case 48 To 57
                bTrans(lTemp) = lTemp + 4               '1 - 0
            Case 43
                bTrans(lTemp) = 62                      'Chr(43) = "+"
            Case 47
                bTrans(lTemp) = 63                      'Chr(47) = "/"
        End Select
    Next lTemp

    For lTemp = 0 To 63                                 'Fill the 2^6, 2^12, and 2^18 lookup tables.
        lPowers6(lTemp) = lTemp * cl2Exp6
        lPowers12(lTemp) = lTemp * cl2Exp12
        lPowers18(lTemp) = lTemp * cl2Exp18
    Next lTemp

    bIn = StrConv(sString, vbFromUnicode)               'Load the input byte array.
    ReDim bOut((((UBound(bIn) + 1) \ 4) * 3) - 1)       'Prepare the output buffer.
    
    For lChar = 0 To UBound(bIn) Step 4
        lQuad = lPowers18(bTrans(bIn(lChar))) + lPowers12(bTrans(bIn(lChar + 1))) + _
                lPowers6(bTrans(bIn(lChar + 2))) + bTrans(bIn(lChar + 3))           'Rebuild the bits.
        lTemp = lQuad And clHighMask                    'Mask for the first byte
        bOut(lPos) = lTemp \ cl2Exp16                   'Shift it down
        lTemp = lQuad And clMidMask                     'Mask for the second byte
        bOut(lPos + 1) = lTemp \ cl2Exp8                'Shift it down
        bOut(lPos + 2) = lQuad And clLowMask            'Mask for the third byte
        lPos = lPos + 3
    Next lChar

    sOut = StrConv(bOut, vbUnicode)                     'Convert back to a string.
    If iPad Then sOut = Left$(sOut, Len(sOut) - iPad)   'Chop off any extra bytes.
    Decode64 = sOut

End Function

Langkah ke Empat - Buat Class Modul Cetak Klaim

Buat Class Modul baru, caranya klik kanan di jendela explore project, kemuduan pilih Add=>Class Modulules


ganti nama class modul menjadi CetakKlaim,

Lalu Masukkan Kode dibawah ini

Private mNomorSEP As String
Private mServer As String

Public mData As String

Property Get NomorSEP() As String
    NomorSEP = mNomorSEP
End Property
Property Let NomorSEP(Value As String)
    mNomorSEP = Value
End Property
Property Get Server() As String
    Server = mServer
End Property
Property Let Server(Value As String)
    mServer = Value
End Property
Public Function cetak()
    Dim Result As String
    Dim tPost As String
    Dim p As Object
    Dim response As String
    Dim xmlhttp As WinHttp.WinHttpRequest
    Dim sUrl As String
   
    tPost = "nosep=" & Me.NomorSEP
    sUrl = "http://" & Me.Server & "/cetak"

    Set xmlhttp = New WinHttp.WinHttpRequest
    xmlhttp.Open "POST", sUrl, False
    xmlhttp.SetRequestHeader "Content-Type", "application/x-www-form-urlencoded"
    xmlhttp.Send tPost

    If xmlhttp.Status = "200" Then
        response = xmlhttp.ResponseText
        Set xmlhttp = Nothing
        Result = response
        Set p = JSON.parse(Result)
        ServerMessage = p.Item("metadata").Item("message")
        ServerCode = p.Item("metadata").Item("code")
        If ServerCode = "200" Then
            mData = p.Item("data")
            Dim s_enc As String
            s_enc = Decode64(mData)
            Dim judulfile As String
            judulfile = App.Path & "\" & Me.NomorSEP & ".pdf"
            Call FileWriteBinary(s_enc, judulfile)
            ShellExecute MDIUtama.hWnd, vbNullString, judulfile, vbNullString, vbNullString, vbNormalFocus
        Else
            Call MsgBox("SERVER ERROR " & ServerCode, vbOKOnly)
        End If
    End If
    
End Function
Function FileWriteBinary(vData As Variant, sFileName As String, Optional bAppendToFile As Boolean = True) As Boolean
    Dim iFileNum As Integer, lWritePos As Long
    
    On Error GoTo ErrFailed
    If bAppendToFile = False Then
        If Len(Dir$(sFileName)) > 0 And Len(sFileName) > 0 Then
            'Delete the existing file
            VBA.Kill sFileName
        End If
    End If
    
    iFileNum = FreeFile
    Open sFileName For Binary Access Write As #iFileNum
    
    If bAppendToFile = False Then
        'Write to first byte
        lWritePos = 1
    Else
        'Write to last byte + 1
        lWritePos = LOF(iFileNum) + 1
    End If
    
    Put #iFileNum, lWritePos, vData
    Close iFileNum
    
    FileWriteBinary = True
    Exit Function

ErrFailed:
    FileWriteBinary = False
    Close iFileNum
    Debug.Print Err.Description
End Function

Langkah Kelima - Buat Form Cetak

Buat Form baru untuk tombol cetak. Buat text box untuk memasukkan NoSEP, beri nama txtNoSEP. dan 1 tombol untuk mencetak, cmdCetak

Ini contoh tampilannya, sangat sederhana, jauh sekali dari kesan indah atau mawar




 Dim ct As CetakKlaim
    Set ct = New CetakKlaim
    ct.NomorSEP = txtNoSEP.Text
    'Ganti IpServer Lokal dengan server lokalmu
    ct.Server = "ipserverlokal/BridgingInaCBG"
    ct.cetak


Langkah KeEnam - Semoga Berhasil

Okay aplikasinya sudah siap. Terima kasih sudah mampir disini, silahkan Mencoba dan jangan lupa kalau ada yang ingin ditanyakan tanyakanlah. Insyaallah aku bantu semampuku.


Sumber:
Tentang base64 : https://lailatoel.wordpress.com/2012/09/20/cara-kerja-base64-encoding-decoding/