Kapal Api Punya Cerita, Rahasia Rasa Kopi Kapal Api Yang Enak Rasanya

, , 9 comments
logo kopi kapal api

Iklan kopi kapal api sering diputar ditelevisi. Kopi Kapal Api dengan tagline iklannya Kopi Kapal Api” “Jelas Lebih Enak” pasti sering kamu lihat di televisi atau koran. Sebenarnya Sudah lama aku tidak menonton televisi atau membaca koran. Kemajuan teknologi informasi, terutama internet menjadikanku terlalu fokus pada layar komputer atau laptop. jadi apa yang aku tulis disini bukan karena korban iklan televisi atau korban iklan di bungkus nasi kucing.

Berbicara mengenai kopi, sebenarnya aku bukan pecinta kopi, karena aku mengonsumsi kopi hanya 2-3x sehari. dan juga Karena cintaku yang tidak untuk dibagi-bagi, cukup untuk Dia dan dia, lalu dia, dia dan dia lagi.
Kamu boleh menganggapku sebagai penyuka kopi, aku lebih suka menyebut demikian. Sebagai penyuka kopi, aku tidak mau ribet untuk membuatnya menjadi minuman siap minum. Sehingga pilihan kopi favoritku jatuh pada kopi sachet. Membuat minuman kopi dari kopi sachet lebih praktis, nyaman, aman dan tentram. gula dan kopi sudah ditakar dengan pas oleh pabriknya dengan perhitungan yang sangat presisi. Dikerjakan oleh mesin-mesin mutakhir yang dirawat dengan baik. Komposisinya berdasarkan racikan dari ahli kopi yang telah berpengalaman puluhan tahun membuat kopi. Hal ini menjadikan Kopi Kapal Api Jelas Lebih Enak. Ups maaf keceplosan merek.

Dari sejarahnya, Kopi masuk ke Indonesia kira-kira pada abad ke-17. Saat itu orang Eropa sedang mengembangkan perkebunan kopi sendiri. Tetapi karena iklim yang tidak mendukung akhirnya mereka mengembangkan kebun kopi di daerah jajahannya, termasuk pulau Jawa. Saat itu Belanda berhasil mengekspor kopi sehingga kopi jawa menjadi terkenal dan mendominasi pasar kopi dunia. Saat itu juga secangkir kopi populer dengan sebutan "cup of java" yang secara  harfiah diartikan sebagai "segelas jawa".  Sampai saat ini pun nama "java" masih sering digunakan sebagai kata yang merujuk ke kopi. Contohnya bahasa pemrograman java yang berlogo secangkir kopi.

logo bahasa pemrograman java - sumber: google play

Sejarah kopi kapal api tidak lepas dari pabrik kopi yang didirikan oleh Go Soe Loet pada tahun 1927. Beliau mendirikan usaha kopi bernama "kopi bubuk Hap Hoo Tjan" bersama kedua saudaranya Go Bie Tjong dan Go Soe Bin. Pabrik penggorengan kopi itu berada di wilayah Pabean, Surabaya.

Produk kopi bubuk itu dijual berkeliling kampung dengan menggunakan sepeda atau pikulan kayu.

"Dulu sering berjualan di Pelabuhan Tanjung Perak melayani para pelaut yang bersandar. Pelanggan kami banyak. Kemudian dari sana, karena banyak pelanggan di pelabuhan lalu muncul ide logo produknya 'kapal api' itu," terang Soedomo(merdeka.com).




Kapal Api secara tidak langsung merupakan simbol teknologi terkini dan kemewahan pada masa itu. Hal itu menjadi inspirasi untuk selalu mengacu pada kualitas dan menjadikan perusahaan mengalami perkembangan dan kemajuan yang pesat pada masa itu.

Sayangnya pabrik penggorengan kopi itu pecah kongsi lalu asetnya dibagi. Go Soe Loet kebagian pabrik penggorengan kopi dan memilih melanjutkan pabrik penggorengan kopi dibantu oleh ketiga anaknya, yaitu Sutikno, Indra dan Soedomo.

Namun pada akhirnya Hap Hoo Tjan bangkrut pada tahun 1981. Disisi lain, Soedomo dan saudaranya Indra sudah membangun perusahaan yang bernama PT. Santos Jaya Coffee. Dengan bekal pengalaman ketika membantu ayahnya membangun pabrik penggilingan kopi. PT. Santos Jaya Coffee semakin maju dan berkembang.
"Itu perusahaan didirikan dari awal, bukan warisan dari orang tua" tutur Soedomo (merdeka.com).



Keunggulan Kopi Kapal Api karena kopi ini diracik menurut lidah orang Indonesia. Dengan usia yang sudah begitu lama tentu saja kamu tidak perlu meragukan kualitas rasa dari kopi Kapal Api. Menurut Soedomo ada beragam kopi produk nusantara. kopi Aceh misalnya. "Nah kopi-kopi terbaik khas daerah itu kami campur, diracik pas". tuturnya (merdeka.com).

Selain itu kopi Kapal Api memiliki banyak varian rasa. Ada kopi original, ada juga kopi-kopi dari berbagai daerah, seperti kopi Lampung, kopi Aceh dan lain sebagainya. Selain kopi hitam, kopi Kapal Api juga memiliki produk kopi-kopi modern seperti grande dan kopi susu (keduanya kopi favoritku).

ragam kopi kapal api. sumber: web site kapal api global



#KapalApiPunyaCerita, tentang sejarah yang panjang. Proses pencarian, penciptaan, inovasi dan pengabdian yang tiada henti. Untuk selalu memberikan yang terbaik bagi para pecinta kopi didunia dan di Indonesia pada khususnya.
Dalam hal rasa kopi Kapal Api tidak hanya memberikan satu atau dua pilihan produk berkualitas, tetapi banyak produk berkualitas untuk kita pilih sesuai dengan lidah kita. Suka kopi sesuai daerah asal, kamu bisa memilih kopi Lampung atau kopi Aceh, suka kopi hitam yang wangi? Pilih saja kopi special. Dulu aku suka kopi Kapal Api varian kopi hitam original. Seiring berjalannya waktu dan usia, sekarang aku suka yang rasanya lebih soft. Kalau dirumah aku suka kopi susu Kapal Api, sedangkan kalau dikantor lebih sering meminum kopi grande yang lebih manis dan soft.

Lalu dimana rahasia kopi Kapal Api yang enak rasanya?

Kan sudah dijelaskan diatas. Tentu saja dari tanah Indonesia yang begitu subur dan pengalaman, dedikasi dan inovasi yang sudah berpuluh-puluh tahun dalam membuat kopi untuk konsumen Indonesia. Kopi Kapal Api diracik sesuai dengan lidah orang Indonesia.

Terima kasih sudah berkenan mampir dan membaca tulisanku, tulisan ini disertakan dalam lomba #KapalApiPunyaCerita


9 comments:

  1. Replies
    1. iya bang, dari dulu rasanya nggak pernah berubah dan rasanya khas. terima kasih sudah mampir :)

      Delete
  2. wah ulasannya lengkap sekali om Martin. Nice. Aku sendiri baru tahu kalau logo java asalnya dari situ.

    proses yang amat panjang ya ternyata untuk kapal api hingga memiliki produk varian kopi yang sebanyak itu. aku suka banget tuh good day, buat temen lembur skripsi hehe. dan baru tahu kalau ternyata anaknya kapal api.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, dari gambarnya sih sudah bisa ditebak gambar apa. Kapal api variannya memang banyak sekali

      Delete
  3. Gue juga sempat liat kompetisi blog kapal api ini. Dan baru ngeh, kalp yang diceritain adalah seperti ini. Ulasannya menarik, meski banyak poin menarik yang seharusnya bisa dibedah lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih mas, betul sekali, banyak poin yang bisa dibedah, apalagi produk2nya yang beraneka rupa. next time mungkin bikin icip2 trus ditulis :)

      Delete
  4. Kopi kapal api emang enaaaakk banget
    --bukanbocahbiasa(dot)com

    ReplyDelete
  5. Bener banget Kapal Api memang lebih enak... Kopi Kapal Api Grande White Coffee yang paling saya suka :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya di kantor sukanya ngopi grande, tapi di rumah lebih suka yang agak berat. Kopi susu, kebetulan istri sy sukanya yg kopi susu

      Delete