Tips lulus Psikotest penerimaan pegawai

, , 48 comments

suasana psikotest

Psikotest adalah sebuah test untuk mengetahui kondisi kepribadian seseorang pada saat ini. Test ini sering digunakan sebagai salah satu test pada penerimaan pegawai baru, pengangkatan pegawai, kenaikan pangkat dan lain sebagainya. Test psikotest lebih menitik beratkan pada penilaian kondisi psikis saat ini. berbeda dengan test akademis yang lebih pada pengetahuan umum.


Bisa jadi seseorang dengan kemampuan akademis yang tinggi ketika di lakukan test psikotest hasilnya tidak sesuai dengan kriteria perusahaan. Setahuku hasil test psikotest ini tidak berwujud nilai, tetapi sifat-sifat/psikologis peserta test. Sifat/kondisi psikologis peserta test tersebut akan menjadi pertimbangan untuk perusahaan apakah akan diterima atau tidak. Kalau Sampai saat ini aku masih tidak percaya kalau hasil perhitungan dan gambar-gambar bisa menggambarkan kondisi psikologis/sifat seseorang.

Bukannya aku tidak percaya sama teori-teori psikologi. Tetapi fakta dilapangan memang seperti itu. Banyak teman-temanku yang tidak lolos psikotest. Misalnya si AA. Meskipun tampangnya tidak meyakinkan, tetapi dedikasi dan loyalitasnya sangat tinggi. Bahkan ketika terjadi error di malam buta, ketika semua orang terlelap dalam buaian malam. Dia tidak segan-segan datang untuk memperbaiki alat yang rusak. Padahal teman-teman yang lain biasanya menunggu pagi baru memperbaiki alat. Bila test psikotest memang mencerminkan kondisi psikologisnya saat ini, seharusnya hasilnya bagus dong. tapi kok hasil testnya menyatakan loyalitasnya kurang. Tapi mungkin bisa juga karena test psikotest itu menggambarkan keadaan sekarang ya, bahasa kerennya real-time. Mungkin dia loyalitasnya tinggi pas malam hari, berhubung test psikotesnya pagi hasilnya jadi seperti itu. Itu baru satu, sebenarnya diluar sana banyak terjadi kasus serupa. Sebuah loyalitas dan dedikasi yang begitu besar selama bertahun-tahun, tiba-tiba m enjadi buruk hanya karena beberapa lembar kertas.
Ironis memang, tapi itulah kenyataan pahit yang harus diterima.

Dalam sebuah perusahaan besar yang memiliki ratusan atau bahkan ribuan karyawan. Menjadi orang yang berdedikasi dan memiliki loyalitas tinggi tidak lantas mebuat kamu dikenal oleh manajemen. Manajemen tidak mungkin mengafal satu persatu pegawainya,memperhatikan dedikasi dan loyalitas mereka.
Untuk melakukan itu mereka membutuhkan alat yang dapat membantu mereka menganalisis loyalitas, dedikasi dan kemampuan pegawainya.
Dan cara yang paling mudah, relevan dan mungkin dinilai akurat adalah dengan melakukan psikotest pada seluruh karyawan. Padahal bila manajemen mau, mereka bisa menempuh cara-cara lain yang lebih manusiawi. Misalnya dengan meminta penilaian pada kepala bagian atau leader-leader yang membawahi karyawan. Contoh untuk penerimaan pegawai baru bisa menggunakan sistem magang terlebih dahulu untuk melakukan penilaian apakah calon pegawai baru tersebut memiliki kemampuan yang memenuhi harapan perusahaan. Pada artikel kali ini aku akan berbagi beberapa test yang ada di psikotest. Berdasarkan pengalamanku mengikuti beberapa test yang selalu ada di psikotest itu seperti ini: 

Test Logika Aritmatika

Test ini berupa deret angka, peserta test diminta meneruskan mangisi 2 angka di kolom jawaban sesuai dengan logika pola yang ada. Test ini bertujuan untuk menilai, mengukur dan memperkirakan kepandaian seseorang dalam menganalisa suatu pola deret angka dan memprediksi hal - hal lain berdasarkan pola tersebut.
Contoh:
2 4 6 8 ... ... = setiap angka ditambah 2, berarti jawabannya adalah 10 dan 12
1 12 3 12 6 ... ... = posisi ganjil adalah angka ditamba

Tips Mengerjakan Test Logika Aritmatika

  • Untuk membaca suatu deret minimal harus dibaca 4 angka awal. Dari 4 angka awal bisa disimpulkan polanya seperti apa, namun kadang kamu harus membaca keseluruhan deret untuk menemukan pola deret tersebut. karena terkadang pola deret tidak berurutan. bisa penambahan/pengurangan sejumlah n, loncat angka, pengurangan dan penambahan sejumlah n di urutan ganjil dan genap dan lain sebagainya.
  • Demi efisiensi waktu. Kerjakan soal yang anda anggap mudah terlebih dahulu, Bila deret terasa sulit dipecahkan, segeralah berpindah ke soal lainnya yang lebih mudah. Karena bisa jadi soal dibawahnya lebih mudah dikerjakan.

Test Analogi Verbal

Test ini berisi anonim/sinonim/analogi suatu kata. test ini bertujuan mengetahui kemampuan bahasa yang dimiliki seseorang.
Tingkat intelegensia sering dikaitkan dengan kemampuan verbal. Semakin banyak membaca dan berkomunikasi, maka semakin besar wawasan dan pengetahuannya dan semakin tinggi pula intelegensinya. Kemampuan verbal juga sering dikaitkan dengan status pendidikan. Semakin tinggi status pendidikannya, maka kemampuan berbahasanya juga semakin tinggi.
Contoh test Analogi Verbal.

kucing binatang = dahlia ?
a. bunga  b. gunung   c. pohon

Tips Menyelesaikan Test ini

Test ini bergantung dengan kemampuan dan daya ingat anda. Cara satu-satunya untuk menyelesaikan test ini dengan baik adalah dengan menambah pengetahuan anda.
Untuk efisiensi waktu, kerjakan yang anda bisa terlebih dahulu, bila ada waktu tersisa, anda bisa mengerjakan soal yang belum dikerjakan.

Test Logika Penalaran

Test logika penalaran ini berupa deret gambar 2 dimensi atau 3 dimensi berdasarkan pola tertentu. Peserta diminta memprediksi gambar selanjutnya berdasarkan pola tersebut.

Contoh Test Logika Penalaran:

 

Tips meyelesaikan Test Logika Penalaran

Untuk mengerjakan test ini anda harus berkonsentrasi mensimulasikan deret gambar sesuai pola pada deret gambar tersebut. Bila anda merasa kesulitan, lebih baik lompat ke soal berikutnya karena waktu yang sangat terbatas. Semangat!

Test Wartegg

Kita tidak bicara tentang warung atau sejenisnya. Karena mengerjakan psikotest dalam keadaan lapar bisa sangat berbahaya. Karena itu, sebelum mengerjakan test, ada baiknya anda ke warung terlebih dahulu.

Wartegg test ini berupa 8 kotak gambar. didalam tiap kotak ada obyek yang harus anda lengkapi menjadi satu gambar yang memiliki makna.
setelah itu anda diminta menuliskan judul/nama obyek sesuai urutan gambar, kemudian menuliskan nomor gambar yang paling anda sukai, gambar yang tidak anda sukai,gambar paling mudah dan gambar yang paling sulit.

Berikut ini bentuk wartegg test

wartegg test
Wartegg Test

 Tips mengerjakan Wartegg test

  1. Kalau anda seorang pria jangan memulai dari gambar no. 5, karena itu bisa jadi menandakan anda memiliki kelainan orientasi seksual.
  2. Kerjakan soal secara acak, jangan berurutan. Karena HRD akan menganggap anda orang yang tidak kreatif.
  3. Kerjakan dari yang termudah terlebih dahulu
 Contoh Test Wartegg
contoh test warteg

Test Kreapelin atau pauli

Test ini berupa deret angka yang tersusun secara vertikal dan berbentuk lajurr-lajur. Anda diminta menjumlahkan dua angka yang berdekatan  secara vertikal (bawah dan atasnya). Jawaban dituliskan disamping antara dua angka tersebut. Test ini digunakan untuk menilai ketahanan, ketelitian, konsistensi dan daya tahan peserta test.

contoh soal test kreapelin atau pauli seperti dibawah ini:

Tips test Kreapelin atau Pauli.

Usahakan anda mendapatkan grafik yang baik. Grafik yang baik adalah bila grafik pengerjaan anda semakin naik atau minimal datar. Grafik yang menurun menandakan anda mudah lelah, kurang berprestasi atau kurang motivasi. Untuk mendapatkan grafik yang bagus, sebaiknya anda tentukan dari awal berapa baris naik keatas.
Jangan gunakan pensil mekanik. Pensil mekanik akan menyulitkan anda karena pensil mekanik mudah patah dan anda butuh waktu untuk menggantinya.
Jangan pakai bolpoint, karena biasanya pada test ini anda diminta memakai pensil :P.

Menggambar Pohon

Tidak ada yang benar dan salah dalam test ini. Menurut saran dari beberapa teman, buatlah gambar pohon yang utuh bahkan akarnya harus kelihatan. Kalau perlu medianya juga, misalnya trotoar, kemudian akarnya menyembul  disela-sela trotoar. Kalau pohon yang dibuat itu pohon yang memiliki buah, buahnya juga digambar. Tapi kalau bukan pohon yang berbuah. Misalnya pohon jati. Jangan digambar punya buah. Seumur-umur aku belum pernah lihat buah pohon jati. Setelah aku googling, ternyata pohon jati ada buahnya. Maafkan aku :P.
Contoh gambar pohon:
image kredit: www.tentangtegar.co.vu
 

Menggambar Manusia

Pada test ini tidak ada yang salah dan benar. Entah apa yang dinilai dari test ini,
  • Obyek gambar yang dibuat jenis kelaminnya sesuai dengan jenis kelamin peserta test.  Misalnya anda seorang laki-laki, buatlah gambar manusia berjenis kelamin laki-laki. 
  • Buatlah manusia dengan atribut dan sedang melakukan sebuah profesi. Misalnya dokter sedang memeriksa, atau seorang blogger sedang mengetik. Gambarlah sedetil mungkin. Sebisa mungkin jari tangannya juga terlihat. 
  • Perhatikan bentuknya, buatlah seproporsional mungkin. Meski gambar anda tidak seindah lukisan abstrak. Namun harus menggambarkan detil bentuk manusia pada umumnya.
 Contoh gambar manusia:

image kredit: tespsikotes.com



Demikianlah tips dan trik lulus psikotest dariku. Jujur saja aku belum pernah lulus priskotest dengan nilai yang memuaskan. Jadi aku belum bisa komentar apakah tips dan trikini berhasil atau tidak. Kalau kamu menjalankan trik yang sudah aku share disini dan berhasil lulus. Tolong beritahu testnya dimana, nanti aku ikutan daftar disana :P.

Semoga Bermanfaat

48 comments:

  1. tes psikotes dulu sini apa kau layak singgah di hatiku selamanya atau tidak, wkwkwkwk....


    ReplyDelete
    Replies
    1. gak usah ditest bun, udah kelihatan dari sorot mataku yang mendayu-dayu huehehe

      Delete
  2. Aku belum pernah daftar kerja, jadi gak tau psikotesnya gimana hehe. Tapu aku perhatiin gak jauh beda sama psikotes sbmptn waktu mau masuk perguruan tinggi dulu. Menurutku test macem ini emang kelihatannya sederhana. Simpel. Macem soal untuk anak sd. Maksudnya gak seribet soal saintek yg butuh membaca materi dan belajat rumus2 dulu hehe. Tapi kalo gak biasa menghadapi ya tetep aja gagap ngerjainnya. Semakin sering berhadapan semakin terbiasa. Aku paling suka yang analogo verbal. Seru aja. Main persamaan kata, lawan kata dan seteman temannya. Walaupun sederhana (kelihatannya) bikin kliyengan juga sih pas keluar ruangan test. Inget jaman daftar kuliah dulu

    Anyway salam kenal Mas Martin, kunjungan perdana nih hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku bisanya cuma analogi verbal, kalau deret asal nilainya tetap sih bisa, tapi kalau udah variatif ampun-ampun. Kalau paulin ini yang paling susah, itung-itunganku payah, untung istriku nggak suka itung-itungan hehe. Salam kenal juga mbak. Jangan kapok, sering-sering mampir ya

      Delete
  3. Aku pernah mengerjakan test yang suruh gambar pohon sama gambar manusia, aku gambar pohon cuma pohon sama daun, gak ada buah, gak ada akarnya, dan apalagi tanah apa trotoarnya.

    Kalao manusia aku gambar laki laki menghadap kesamping, pakai kaos dan gak jelas apa kerjaannya, heeehe

    Tapi setelah baca tulisan ini, ternyata ada juga trik mengikuti psikotest ya.

    Heeeee

    ReplyDelete
  4. Testnya lulus gak om? Ternyata gambar pohon ada artinya, klo dibahas bisa satu artikel sendiri, kapan2 deh aku bahas

    ReplyDelete
  5. Testnya lulus gak om? Ternyata gambar pohon ada artinya, klo dibahas bisa satu artikel sendiri, kapan2 deh aku bahas

    ReplyDelete
  6. Wahh Tipsnya Berguna Ka :)
    Saya Izin Bookmark Deh Semoga Suatu Saat Tips Ini berguna Untuk Saya :)
    Karna Saya Masih pelajar Jadi Blum memikirkan ini.'

    ReplyDelete
  7. Belum pernah ikut test psikotest buat jadi pegawai sih. Tp setidaknya udah nambah ilmu kalau nanti mau ngelamar dan dapet test yang kayak gini udah dapet referensi atau bocorannya haha

    beberapa ada yg mirip testnya sama test SBMPTN

    ReplyDelete
    Replies
    1. psikotest semuanya sama om, cuma soalnya yang beda, sesuai sama yang buat. semoga bermanfaat dan salam kenal

      Delete
  8. kadang bingung juga sih sama hasil psikotest itu beneran tepat apa enggak -__-

    terakhir psikotes itu pas SMA kelas 1 buat penjurusan, hasilnya gue bisa ipa/ips. Lah, hasilnya labil. :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama, kalau kata yang ngetest hasilnya tepat karena melalui penelitian panjang, namanya juga tanya sama yang ngetest

      Delete
  9. Salam kenal dulu nih Bang Martin..sayang saya sdh kaga bisa ikut test lagi mungkin karena kaga lulus terus jadi mandek dah..hahaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal juga. Kayaknya sekarang udah jarang yang pake. Perusahaan besar biasanya malah make on the job training dari pada psikotest.

      Delete
  10. Wowowowww.. bocoran test. Psikolog hrs hati2 nih hasil test nya ga valid krn sdh ada bocorannya... Hahaha.

    Tpi ini jelas bermanfaat buat yg belum pernah atau yg nanti akan mngikuti psikotest ya.

    Dipi sdh pernah ikut test2 yg disebutkan martin di atas. Rata2 lulus. Test yg berhubungan dgn angka yg mnurut dipi lebih sulit. Dipi sulit mngingat angka n mnangkap polanya.

    Terakhir test setahun lalu utk posisi Ka. Kerjasama dan kemahasiswaan. Untungggg hasil psikotestnya cocok.hahaha

    Pimpinan perusahaan pernah bilang sih ke dipi, selain wawancara n performance, hasil psikotest jg jdi faktor penentu baginya utk nerima atau mnolak kryawan yg bersangkutan, krn mnurutnya yg sdh pengalaman bertahun2, hasil psikotest berkesesuaian dgn performa individunya dlm jk wktu cepat atau lambat. Lalu ia sbg top manager hrs mngelola manusia, jdi mmg butuh pegangan hasil2 dri psikotest tersebut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pengalamanku dengan psikotes malah kebalikannya :(. Ceritanya panjang, takut kalau jadi curcol diantara komen haha.

      Delete
  11. hehe klo psikotes itu menjebak sekali, saya paling sulit kalau yang tes kepribadian... itu karena semua jawaban di situ benar semua. Tinggal cuma bagaimana cara kita menyikapi persoalan trsebut, nah benar dr hasil itu bs untuk mengetahui kepribadian kita di atas kertas

    dr hasil itu ada yang hasilnya, loyal, licik, rajin, humanis, ramah, jujur, pembohong.. dll. Tapi saya setuju dgn bang martin kalau itu sbenernya tdk fix benar, karena dlm mengerjakan soal kita berusaha memberi jawaban yg terbaik pdhal bs juga itu bukan jawaban yg sesuai dgn kepribadian kita...

    jadi wajar, terkadang ada orang yg murni loyal tp malah ga lolos tes, karena bs aja dlm menjawab soal dia kesulitan untuk memberikan jawaban yg baik. ini tes kepribadian benar2 menjebak

    btw, terima kasih bang untuk tips nya.. hehe nanti siapa tau kalau mau naik jabatan bakal ada tes sperti ini :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau test kepribadian masih mending nih, kan nggak ada yang benar dan salah. Paling stress kalau test pauli sama deret, soalnya nggak boleh pake kalkulator

      Delete
  12. ahhhhhhh aku paling degdegan kalo tes psikotes ini hehe :D paling ribet yg pauli itu nah :(

    makasih tipsnyaaa ^^
    http://www.fujichan.net/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Test pauli mang paling ribet. Paling bikin stress :((

      Delete
  13. Karena tidak mungkin menilai apakah seorang pegawai itu layak atau tidak di suatu perusahaan, psikotest ini jadi alternatif di berbagai perusahaan. Walaupun memang mungkin saja hasilnya tidak sesuai dengan fakta. Tapi, kalaupun ingin bekerja, tentu kita harus bekerja keras melewati sebuah rintangan, jadi kalau memang disuruh mengerjakan psikotest, latihanlah agar lulus. Karena pimpinan tidak bisa mengawasi kita 24 jam untuk tau kinerja kita, mereka cuma melihat apakah kita layak dari nilai psikotest.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju mas, dan pada akhirnya psikotest tidak dapat digunakan sebagai acuan karena sudah pada latihan

      Delete
  14. Oalah baru inget psikotest itu kayak gitu, brari waktu pas kelas 1 smk pernah dong, hmm cukup diragukan yah, tapi ya mau gimana lagi, namanya juga psikotest harus banyak latihan juga biar gak pusing ahahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau bisa latihan terus lulus berarti psikotest memang nggak valid dong :). Tapi kenyataannya memang seperti itu

      Delete
  15. Mau dibocorin kaya apa tes psikotes itu ya bakalan gak ada yg namanya tembus 100% persen dan bisa mengerjakan. Hahahaha...semua tetap kembali ke orangnya masing-masing. Memang tes psikotes dirasa kurang kadang karena hasil yang keluar dengan kenyataan beda jauh. Seperti contoh kasus diatas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau 100% sih nggak, karena nggak semua soal ada benar salahnya. Ada juga soal yang semuanya benar. Tapi paling nggak ada yang bisa dipelajari supaya hasilnya bagus. CMIIW

      Delete
  16. Kalau saya kayaknya udah pasrah mas, ikutan tes psikotes... gagal muluuuu... :'(

    ReplyDelete
  17. Jadi pengen nyoba tesnya nih mas.. blm pernah soalnya.. katanya ada yg bilang gampang dan ada yg bilang susah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada kok mas di lembaga-lembaga psikologi, aku juga pengen nyoba, lagi ngumpulin dana

      Delete
  18. wah soalnya membingungkan sekali, bahkan pertanyaan yang sama sering diulang dan biasanya terkecoh kalau tidak jujur

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, memang banyak yang diulang katanya sih bisa buat melihat peserta testnya konsisten apa tidak

      Delete
  19. Sama kaya komen diatas, saya tes psikotest gagal terus hehe. Tapi yg paling asyik ngerjain tes koran, ga terlalu banyak mikir

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku malah tes koran paling sering gagal mbak, ngitungnya masih dibantu jari wkwkw

      Delete
  20. kalau mau test harus japri pak martin ini,.. terutama yg logika aritmatik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Soalnya beda-beda mas, tergantung yang bikin. Untung waktu test kemarin logika aritmatiknya lebih mudah

      Delete
  21. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  22. Nah ini momok waktu rajin2 nya nglamar kerjaan... Sering gagal... Sedih saya :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berarti sekarang udah nggak rajin nglamar mas, udah pindah rajin ngeblog? hehe

      Delete
  23. Saya pertama kali mengikuti test ini ketika akan masuk Akabri. Alhamdulillah lulus. Test-test psikologi juga saya ikuti pada setiap jenjang pendidikan lainnya termasuk Seskoad.
    Test Kreapelin atau Pauli sebenarnya mudah namun karena berkejaran dengan waktu akhirnya ngebut. Apalagi jika teman sebelah sudah membalik kertasnya untuk menuju halaman berikutnya. Bikin grogi deh.
    Terima kasih tipsnya
    Salam hangat dari Jombang, Jawa Timur.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul itu. Tes kreaplin pauli selalu bikin keder, aku baru sampai 5 baris, nglirik sebelah, dia sudah bikin gedung yang tinggi. Terima kasih sudah mampir pakde

      Delete
  24. Psikotest ini krusial banget. banyak yang gagal di sini. mesti ati2 bener nih

    ReplyDelete
  25. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete