Just Another Blogger

Friday, November 10, 2017

Cara Mendaftar UHC (Universal Health Coverage) Kota Semarang


UHC (UNIVERSAL HEALTH COVERAGE)

Pemerintah Kota Semarang bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) meluncurkan program UHC (Universal Health Coverage) di RSUD K.R.M.T WONGSONEGORO (RSWN) pada hari rabu tanggal 25/10/2017. Acara peluncuran program UHC dan gerakan bersama IVA semarang ini dihadiri oleh Walikota Semarang bapak Hendrar Priadi atau lebih dikenal dengan sapaan Hendi, Direktur pelayanan dan perluasan Peserta BPJS, Deputi Direksi Wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dan Direktur RSUD K.R.M.T WONGSONEGORO (RSWN) Ibu Dr. Susi Herawati, M.Kes. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk peran pemerintah daerah dalam mewujudkan UHC (Universal Health Coverage) atau cakupan semesta yang ditunjukkan dengan ditanda tanganinya peraturan walikota no 43 tahun 2017 tentang penyelenggaraan jaminan kesehatan. Walikota Hendrar Priadi mengungkapkan Seluruh warga kota Semarang akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah kota Semarang apabila menderita sakit asalkan mau di kelas 3. Masih menurut Hendi Prinsip dari Universal Health Coverage ini adalah bagaimana pemerintah melalui BPJS melindungi semua warga (Kota Semarang) agar dapat biaya pengobatan gratis termasuk opname. Syaratnya adalah masuk (dirawat) ke kelas 3.



"Kita sudah inventarisir target 150 ribu warga Kota Semarang yang belum punya BPJS Kesehatan kita biayai dengan APBD. Anggaran saat ini Rp. 75 miliar. " Kata Hendi.

Saat ini Pemerintah Kota Semarang baru mendaftarkan sebanyak 93 ribu warga, namun ditargetkan akhir tahun 2017 tercapai hingga 150 ribu warga dari 175 ribu warga yang belum terdaftar BPJS.

Untuk kelancaran pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat Kota Semarang di RSUD K.R.M.T WONGSONEGORO (RSWN) selain ruang Nakula (Khusus Kelas III), tahun depan RSWN berencana akan membangun ruang rawat inap Sadewa khusus untuk kelas III.

Ruang Nakula

Sementara itu menurut Direktur Pelayanan dan Perluasan Kepesertaan BPJS, Andayani Budi Lestari sampai saat ini sudah ada 54 Kota dan Kabupaten di Indonesia yang telah melaksanakan Program UHC. Sedangkan Kota Semarang menjadi kota pertama di Jawa Tengah yang menjadi pelopor program ini.

Program UHC akan menggantikan Program Jamkesmaskot yang sebelumnya ada. Bila Program Jamkesmaskot hanya menyasar pada warga miskin. Program UHC memberikan jaminan yang lebih luas, yaitu pada seluruh warga Kota Semarang.

Saat ini Pemerintah Kota Semarang baru mendaftarkan

Syarat Mendaftar Program UHC

Syarat untuk mendaftar pada program UHC Kota Semarang, syaratnya hanya 2 :
  • Warga Kota Semarang, dibuktikan dengan menunjukkan KTP dan KK.
  • Bersedia Masuk Ke Kelas 3
Syarat/ketentuan lain pendaftaran UHC secara garis besar adalah sebagai berikut
  • Untuk peserta BPJS Mandiri yang ingin bergabung ke Program UHC maka kepesertaan BPJS Mandirinya harus ditutup terlebih dahulu baru mendaftar ke Program UHC.
  • Warga Kota Semarang yang tidak memiliki jaminan Kesehatan BPJS bisa langsung menghubung Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk mendaftar Program UHC.
  • Untuk Peserta BPJS Mandiri Kelas III  yang sudah menunggak 1 bulan iuran bisa langsung mendaftar ke Program UHC
  • Untuk Peserta BPJS Mandiri Kelas I dan II yang sudah menunggak iuran selama 3 bulan bisa langsung mendaftar ke Program UHC
  • Untuk Peserta BPJS Mandiri Kelas I dan II yang menunggak iuran kurang dari 3 bulan. Maka harus membayar denda/tunggakan terlebih dahulu baru mendaftar ke Program UHC.

Untuk mendaftar ke Program UHC bisa langsung ke Kantor Dinas Kesehatan Kota Semarang Jl. Pandanaran No.79, Mugassari, Semarang Sel., Kota Semarang, Jawa Tengah 50249 dengan membawa KTP dan KK.

sumber:
http://radarsemarang.com/2017/10/26/hendi-jamin-layanan-kesehatan-gratis/
http://rsud.semarangkota.go.id/v2013/main/page/berita/188
Berbagai sumber yang tidak disebutkan disini

2 comments:

  1. RSnya bagus yaaa...
    Sayang UHC kudu masuk kelas 3. Banyak yg gak mau karena kesan kelas 3 kan kayak disepelekan gitu. Semoga gak gitu yaa di RS ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Martin Eko Setiawan
      November 11, 2017 at 8:40 AM

      Insya Allah di RSUD K.R.M.T WONGSONEGORO (RSWN) Kota Semarang tidak pernah membedakan perlakuan terhadap pasien karena kelas III.
      Di RSWN harga tindakan kelas I, II dan III semuanya sama. yang berbeda hanya akomodasi saja. dengan harga tarif tindakan yang sama diharapkan perlakukan pada kelas I, II dan III juga sama. Saat ini pelayanan di RSUD RSWN sudah semakin baik bahkan meskipun rumah sakit negeri tapi pelayanannya serasa swasta :). Terima kasih sudah berkunjung

      Delete