Widget HTML Atas

Mengenal Apeture Pada Photography

Apeture adalah salah satu komponen di segitiga cahaya (triangle exposure) yang sangat penting dalam photography. Apeture adalah lebar bukaan lensa pada sutu kamera.

Apeture dihitung dalam satuan f-stop. Semua kamera memiliki ukuran ini, bahkan kamera handphone sekalipun. Kamera handphone rata-rata memiliki aperture f/20. Sedangkan kamera-kamera pocket biasanya dimulai dari 3.5 - 8, sedangkan kamera DSLR bervariasi tergantung lensanya.

Mari Mengenal Apeture Pada Photography

Fungsi Apeture

Contoh ukuran Apeture adalah sebagai berikut: f/1.8, f/2.0, f/2.8, f/3.5 dan lain-lain. Semakin kecil angkanya, semakin besar pula lensa terbuka. Seperti terlihat pada gambar dibawah ini:

Mengenal Apeture
image by https://www.plazakamera.com/mengenal-aperture-kamera-pada-dslr-dan-mirrorless/

Prinsip kerja Apeture hampir sama dengan pupil mata manusia. Ketika cahaya sedikit. Pupil mata kita anak membesar, sedangkan jika cahaya berlebih. Maka pupil mata kita semakin mengecil.

Semakin kecil Apeture, semakin besar lensa terbuka dan semakin banyak cahaya yang masuk ke lensa. Semakin besar Apeture, semakin kecil pula bukaan lensa dan jumlah cahaya yang masuk ke lensa semakin sedikit. Itulah mengapa hasil kamera smartphone cenderung terang dibanding kamera pocket maupun kamera DSLR dengan apeture yang lebih tinggi.

Depth Of Field

Depth Of Field atau sering disebut dengan DOF (Untuk selanjutnya kita sebut DOF saja) adalah jarak bidang pandang/fokus antara obyek terdekat dengan obyek terjauh. Untuk mengenal DOF itu apa coba kalian lihat gambar dibawah:

Contoh DOF

Dengan menggunakan DOF kita bisa membuat efek background membayang seperti gambar diatas.

Hubungan Apeture Dengan DOF

Besaran Apeture berhubungan denga DOF. Semakin besar ukuran Apeture maka DOF akan semakin lebar, sedangkan semakin kecil Apeture, DOF akan semakin sempit. DOF biasanya digunakan untuk membuat efek background membayang seperti diatas. Gambar diatas biasanya menggunakan Apeture terkecil (biasanya f/1.8). 

Hubungan Apeture Dengan Cahaya

Apeture berhubungan dengan jumlah cahaya yang masuk ke dalam lensa. Semakin kecil ukuran Apeture, semakin besar pula cahaya yang masuk ke dalam lensa. Apeture bisa digambarkan dengan jendela dipagi hari. Semakin lebar jendela dibuka, cahaya matahari yang masuk akan semakin banyak.


Hubungan Apeture berkaitan dengan DOF dan jumlah cahaya yang masuk ke lensa/kanera. Semakin besar ukuran Apeture, jumlah cahaya yang masuk ke lensa semakin banyak. Tapi jarak fokus kamera semakin pendek. Begitu juga sebaliknya. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar dibawah ini:
Hubungan Apeture Dengan Cahaya dan DOF
Image From https://www.karltayloreducation.com/photography-course/aperture-depth-of-field/


Begitulah sekiranya pengenalan Apeture dan hubungannya dalam photography. Apeture sering dipakai untuk memberikan efek bokeh (background blur pada photo). Meski kamera smartphone dengan sangat mudah bisa melakukannya namun hasil bokeh yang dihasilkan oleh lensa lebih enak dipandang dari pada bokeh yang dihasilkan oleh kamera handphone.


 


No comments for "Mengenal Apeture Pada Photography"