Widget HTML Atas

Menyiapkan Diri Menjadi Data Scientist Bersama ASUS Zenbook Flip S (UX371)

 Menyiapkan diri Menjadi Data Scientist Bersama ASUS Zenbook Flip S


Data scientist adalah salah satu profesi yang cukup bergengsi saat ini. Apalagi profesi ini tidak mengenal gender maupun umur. Laki-laki, perempuan, emak-emak maupun bapak-bapak juga bisa menjadi seorang data scientist. Berbeda dengan teller atau kasir indomaret           yang didominasi oleh anak muda yang energik dan tampan/jelita. Karena itu ditahun 2021 ini aku ikut menyiapkan diri menjadi data scientist.

Jika ada yang lebih mahal dari emas, maka sesuatu itu adalah data. Jadi data lebih mahal dari diam, karena ada pepatah diam adalah emas. Garing ya?

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat membuat pengumpulan data adalah hal yang mudah dan lumrah. Tapi yang terpikirkan dibenakmu ketika mendengar kata “data”. Apakah yang kau dan aku pikirkan adalah hal yang sama?

Data seringkali diasumsikan dengan hal-hal yang berbau matematika dan statistik. Padahal sejatinya data tidak hanya berupa angka. Teks dan gambar juga bisa menjadi data jika kita menganggapnya demikian.  

Perusahaan baik kecil maupun besar biasanya memiliki data-data yang dihasilkan dari transaksi harian mereka. Misalnya data penjualan, data pelanggan dan lain sebagainya. Mereka bisa mengolah data-data tersebut menjadi informasi yang berguna dalam membuat keputusan.

Profesi Data Scientist, Profesi Impian Di Tahun 2021

Untuk mengolah data menjadi informasi yang berguna, tentu saja dibutuhkan pengolahan yang memakan waktu. Untuk itu perusahaan membutuhkan orang-orang yang memiliki keahlian mengolah dan menyajikan informasi dengan cepat.

Mengapa data scientist dibutuhkan

Profesi bagi orang-orang yang memiliki keahlian tersebut bernama Data Scientiest. Tanggung jawab seorang data scientist sangat berat bro,  tugas dan tanggung jawabnya meliputi pengumpulan data, menyiapkan, menganalisa hingga membuat model dan menyajikan informasi tertentu yang nantinya digunakan sebagai alat untuk mengambil keputusan. Misalnya kapan waktunya kita menaikkan harga, menaikkan produksi dan lain sebagainya.

Pengumpulan Data

Sebelum menjadi informasi, seorang data scientist harus mengumpulkan data-data yang akan diolah. Data-data tersebut bisa berasal dari transaksi harian perusahaan atau dari sumber lain, dari web misalnya.

Sebelum memulai mencari data, seorang data scientist harus tahu tujuan dan data apa yang akan dicari.  

Contoh kasusnya seperti ini, ada seseorang dari bagian perencanaan yang mau membuat proyeksi penerimaan tahun depan. Untuk menentukan penerimaan tahun depan, dia hendak mengambil data pendapatan tahun ini sebagai bahan analisa. Dia datang ke bagian IT kemudian langsung bilang seperti ini:

“Mas, aku minta data pendapatan rumah sakit.” pintanya.

 "Datanya apa saja mas," jawabku sambil bertanya.

"Ya pokoknya semua data penerimaan,"tukasnya

 

Permintaannya sederhana bukan? saking sederhanyanya kami bingung mau ngasih data seperti apa. Apakah pendapatan global, rinci,  perbagian, pertanggal, per jenis pendapatan atau gimana nih? Atau tak kasih saja data kuitansi penerimaan, trus dia ngolah sendiri? Trus gimana dengan transaksi asuransi BPJS yang belum dibayar apakah mau diikut sertakan atau tidak? Soalnya yang mau dia buat kan

Menyiapkan Data

Setelah mendapatkan data-data yang dibutuhkan, tugas kedua adalah menyiapkan data. Kadang seorang data-data yang dikumpulkan tidak berupa statistic, sehingga harus diubah menjadi bentuk pivot agar bisa diolah. Data-data yang diterima bisa saja mengandung nilai null sehingga tidak bisa diolah, karena itu seorang data scientist harus bisa membersihkan data. Data disapu, diasah kadang juga harus dimanipulasi supaya bisa diolah menjadi informasi.

Analisa data

Setelah data dikumpulkan dan dibersihkan, tahap selanjutnya adalah Analisa data sesuai dengan kebutuhan informasi. Ada berbagai macam tool yang bisa membantu seorang data scientist untuk mengolah dan menganalisa data. Salah satunya adalah aplikasi spreadsheet seperti Microsoft excel, Google Sheet dan lain sebagainya. Tapi seorang data scientist sejati biasanya seharusnya menggunakan bahasa pemrograman R atau python. Hasil analisa data bukan hanya digunakan untuk presentasi, namun juga dikembangkan menjadi Artifical Intelegent

tahap-tahap data sciene
Tahap-tahap data sciene

Visualisasi data/Informasi

Setelah data dianalisa, dibuatlah visualisasi informasi. Visualisasi informasi bisa berupa tabel, chart atau gabungan keduanya. Bahasa pemrograman R dan python memiliki banyak sekali library dan tool yang bisa digunakan untuk melakukan visualisasi data. Selain dengan dua tools diatas, data scientist juga bisa menggunakan library javascript atau Microsoft excel.

Visualisasi data/informasi inilah yang menjadi hampir menjadi hasil akhir dari pekerjaan seorang data scientist. Kenapa aku bilang hampir. Soalnya hasil Analisa data scientist masih bisa diolah lagi menjadi sebuah machine learning.

Namun Visualisasi data/informasi adalah hasil karya data scientist yang sangat berguna bagi perusahaan untuk mengambil keputusan strategis yang akan diambil. Misalnya data penjualan yang sudah dipisahkan per wilayah, jenis kelamin, umur atau gabungan. Misalnya informasi penjualan sandal bergambar pikachu dikecamatan Tembalang biasanya dibeli oleh orang jenis kelamin apa dan umurnya berapa?

Admin dashboard sample, sumber: sb admin

Menyiapkan Diri Menjadi Data Scientist

Karena tugas dan tanggung jawab seorang data scientist yang begitu berat, maka banyak yang harus disiapkan. Selain ilmu yang bermanfaat, mental dan fisik juga harus mendukung. Ditambah lagi attitude dan kemampuan berkomunikasi. 

Tapi ada beberapa kebutuhan dasar yang harus kita siapkan supaya kita pantas menjadi seorang data scientist.



1. Pahami Kebutuhanmu akan data

Menurutku ini yang paling penting. Meski aku saat ini bukanlah seorang data scientist, tapi pekerjaanku seringkali berhubungan dengan permintaan data. Jujur saja sebenarnya banyak yang kurang paham dengan data apa yang mereka inginkan. Seringkali kami sebagai penyedia data harus bertanya terlebih dahulu, memastikan tujuan dari penggunaan data. 

Bukannya pelit, justru kami baik hati dan tidak sombong. Kami tidak ingin waktu mereka habis untuk memilah-milah data lagi, sukur-sukur kalau data yang kami berikan kemereka adalah informasi, mereka tidak perlu mengolah lagi data yang kami berikan.

Untuk hal ini, insyaallah aku sudah ada sedikit pengalaman. Next!.
 

2. Pengetahuan Tentang Analisa Data

Menganalisa data bukanlah perkara mudah. Ketika seorang scientist mendapatkan data. Bisa jadi data tersebut tidak dapat langsung diolah. Sebenarnya sebelum analisa ini ada yang namanya pembersihan dan manipulasi data. Tapi di bab kemampuan yang harus disiapkan ini aku jadikan satu saja biar mesra.

  • Memahami Struktur Data

Proses analisa data yang pertama adalah memahami strukturnya. Struktur dan karakteristik data kita butuhkan untuk menghitung dengan tepat. Misalnya data uang, lebih baik menggunakan tipe data money atau float, karena perhitungannya lebih akurat ketimbang integer. Untuk data jumlah bisa menggunakan integer. Kode menggunakan data string dan lain sebagainya.

  • Membersihkan Data

Data yang kamu dapatkan juga perlu dibersihkan. dikutip dari kompas.com Ibu Menteri keuangan Sri Mulyani berkata, "Data is new mind, dan ini adalah tambang baru, dulu yang menjadi kaya adalah yang menguasai tambang emas batubara, minyak, maka pada era digital ini yang disebut sebagai tambang adalah tambang data."
Seperti halnya produk tambang, data-data harus dibersihkan dahulu sebelum dipakai. Tapi caranya beda ya gaes. Salah satu contohnya sudah aku tulis di bab kemampuan memahami kebutuhan. Selain itu juga membuang field yang isinya null di data. Null sendiri artinya tanpa nilai. Tanpa nilai dengan kosong berbeda ya gaes. 

  • Manipulasi Data

Manipulasi data jangan diartikan sebagai hal yang negatif ya! ini bukan soal membuat data palsu. Manipulasi data adalah mengubah data atau struktur data supaya bisa diolah. Contoh manipulasi data adalah:
    1. Mengubah nilai null menjadi nilai tertentu. Nilai null tidak dapat diolah karena bukan angka atau huruf. Supaya bisa dianalisa, maka nilai null harus diubah atau mungkin dihapus fieldnya. 
    2. Mengubah struktur data kebawah menjadi menyamping  dan sebaliknya. Teknik ini disebut pivot dan unpivot.
    3. Mengubah nilai tertentu menjadi data lain. Misalnya kita mengubah teks "Ya" menjadi angka 1 dan "Tidak" menjadi angka 0.

3. Memvisualkan Data

Setelah data dianalisa, tahap selanjutnya adalah menvisualkan data kedalam tabel dan grafik yang bisa menceritakan perkembangan data. Visualisasi data ini tergantung dengan informasi apa yang ingin disampaikan dari data yang dianalisa. Misalnya tren penjualan sepatu. Atau mungkin kasus yang hangat tahun kemarin, grafik data kasus covid-19. 
Aku pernah nyoba-nyoba bikin mockup grafik untuk analisa data covid-19, tapi nggak dipakai sih. Nggak apa-apa sih namanya juga belajar. 

contoh-visualisasi-data
contoh visualisasi data

 

4. Menguasai Bahasa Pemrograman, terutama Python

Pyhton adalah bahasa multipurpose yang mudah dipelajari dan digunakan. Karena kemudahannya. Library Python berkembang cukup pesat. Terutama yang berkaitan dengan pengolahan data. Dengan python kamu bisa mengolag dan membuat model data yang bisa digunakan untuk membuat artifical intelegent.

5. Kemampuan Komunikasi Yang Baik

Data Scientist bertugas membuat analisa dan visualisasi data ke manajemen dan data tersebut nantinya digunakan sebagai bahan untuk membuat kebijakan/keputusan strategis. Untuk itu si data scientist juga perlu memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Gimana bisa membantu manajemen mengambil keputusan kalau si data scientistnya tidak bisa memaparkan hasil analisanya dengan baik. 

6. Perangkat Pendukung Yang Mumpuni 

Seperti judulnya, menyiapkan diri menjadi data scientist bersama Asus Zenbook Flip S. Untuk mengolah data di komputer kita butuh alat kan? alat itu adalah laptop. Kenapa pakai laptop? Soalnya kita juga disuruh presentasi. Dari pada mindah-mindah data dan pemrograman untuk riset dan presentasi, sekalian saja kita bikin analisa data dan presentasinya di laptop.


Kebetulan banget nih, Asus baru saja mengeluarkan Zenbook Flip S (UX371), mari kita kesampingkan soal harga terlebih dahulu. Aku ingin menjadi agent perubahan untuk programmer dan data scientist.

Biasanya anak IT digambarkan sebagai geek yang suka menggunakan laptop gaming. Itu dulu. Anak IT masa kini seharusnya menggunakan laptop convertible yang tipis. Sudah saatnya kita berubah

Komputer masa kini memiliki tampilan berbeda karena mereka memang berbeda. Dengan solid-state drive (SSD) dan teknologi terkini, Anda mendapatkan kecepatan, keamanan, ketahanan, dan desain yang cantik. Kami telah melakukan jajak pendapat, dan hasilnya, orang-orang lebih senang saat bepergian dengan PC modern.

PC modern juga dilengkapi dengan pena digital yang memiliki banyak manfaat. Sentuhan khas tercipta saat Anda membuat sketsa atau coretan pada dokumen dengan pena digital. Penelitian juga menemukan adanya peningkatan kinerja hingga 38% pada pelajar ketika mereka menggunakan pena digital untuk mengerjakan soal-soal sains. Tidak semua ide berupa kalimat, kini saatnya untuk tuangkan inspirasi segera dalam sketsa atau coretan pena digital di PC modern.

Bersama ASUS ZENBOOK FLIP S (UX371) Mengarungi Samudra Data

Sebenarnya seorang data scientist itu nggak perlu laptop macam game edition atau grafis. Yang dibutuhin seorang data scientist itu adalah perangkat yang cukup. Cukup kuat menahan derita entah itu ditimpa yang punya, atau ditimpa data. 

Untuk mengolah, memilah dan memproses data, seorang data scientist memerlukan komputer yang memiliki kinerja multitasking yang bagus, jumlah core yang banyak dan kecepatan tinggi. 

ASUS Zenbook Flip S (UX371) sepertinya cocok sekali buat (calon) data scientist sepertiku. 

Design

Melihat laptop ini, aura kemewahannya terpancar. Seri Zenbook adalah paling tinggi dari seri Laptop keluaran Asus. Dan Zenbook Flip S (UX371)  adalah varian paling tinggi lini Zenbook saat ini. For your information. Asus memiliki beragam pilihan untuk pelanggannya. Meski menggunakan laptop-laptop di tiap seri menggunakan spesifikasi yang sama, namun Asus memberi sentuhan yang berbeda. Misalnya seri A untuk pengguna biasa, kemudian untuk design yang lebih premium dan tipis, Asus memiliki seri S.  Untuk pengalaman terbaik pada jajaran laptop kasual, Asus mempersembahkan seri Zenbook bagi mereka yang membutuhkan performa, material dan tentu saja design mewah yang akan memberikan pengalaman terbaik dalam penggunaan laptop.

Flexible Performance, Luxury Design

Kata-kata diatas adalah gambaran Asus pada Zenbook Flip S (UX371). Flexible performance dapat diartikan sebagai performance terbaik dan luxury design adalah design yang elegan dan mewah. Hal ini tidak berlebihan, kamu bakal langsung mengiyakan jika melihatnya.


design-zenbook-flip-s
design zenbook Flip S UX371, sumber: asus.com

Material dan design

Asus Zenbook Flip S hanya memiliki satu warna, yaitu Jade Black. Kemudian disepanjang tepian body terdapat list yang didesain mirip dengan potongan berlian atau disebut dengan diamond-cut design berwarna red copper (warna tembaga) melengkapi kesan mewah pada laptop ini. Secara keseluruhan laptop ini terlihat mewah tapi tidak urakan. Benar-benar berkelas.


Sertifikasi Ketahanan Tinggi

Meski tipis tapi laptop ini memiliki durability yang tinggi. Zenbook Flip S sudah memenuhi uji ketahanan berstandar militer MIL-STD 810G, keyboardnya pun diklaim tahan percikan air. Buat para pecinta kopi sepertiku berita ini sangat menyenangkan.

Tipis dan Ringan

Arti dari label S pada Asus Zenbook Flip S adalah “slim and shopiscated”. Meski speknya gahar, tapi laptop ini dibalut dalam ukuran yang tipis. Ketebalannya 11, 9 milimeter dan beratnya hanya 1,2 kilogram membuatnya nyaman dibawa kemana saja.

ukuran zenbook flip s
laptop tertipis dan teringan dikelasnya, sumber: asus.com

Convertible 2 in 1

Sesuai dengan namanya, Asus Zenbook Flip S. Flip berarti bisa dibali alias laptop bertipe convertible. Layarnya bisa diputar hingga 360 derajat sehingga layarnya menghadap keatas membelakangi body bawah laptop. Dengan mode ini, Zenbook Flip S bisa digunakan selayaknya kanvas gambar. Fitur ini sangat berguna bagi data scientist saat memaparkan hasil Analisa data. Dengan fitur ini data scientist bisa langsung menandai kekurangan atau kebutuhan client. Misalnya client ingin ada tambahan parameter pada grafiknya atau ketika merancang tabel data-data yang akan diambil.

convertible-zenbook-flip-S
convertible 2-1, sumber: asus.com

Dalam pembelian laptop ini sudah dibekali dengan Asus stylus pen yang memiliki 4096 pressure level dan kompatible dengan  windows ink.

Port Simpel, Tapi Fungsionalitasnya Tidak Simpel

Zenbook Flip S mendukung semua kebutuhanmu pada I/O hanya dengan beberapa port saja. Pada sisi kiri kamu akan menemukan 1 port HDMI dan 2 port Thunderbold.
Teknologi Thunderbolt adalah teknologi yang sangat canggihhasil kerjasama intel dan apple. Port Thunderbold memiliki kelebihan terutama pada bandwidthnya yang besar (40 Gbps) dan memiliki beragam fungsi seperti USB4, output display, VGA eksternal maupun sebagai pengisi daya. Hanya dengan 2 port Thunderbolt, banyak sekali fungsi yang bisa dilakukan. bahkan bisa saja kamu mencolokkan dock thunderbolt dan melakukan beragam koneksi disitu.

Port Kiri Asus Zenbook Flip S
Gambar dari Jagat Review.com


Sedangkan pada sisi kanannya hanya menyediakan 1x USB 3.2 Gen 1 type A.

 
Port Kanan Asus Zenbook Flip S
Sumber: JagatReview.com

Keyboard Nyaman dan Ergonomis, Bikin Tangan Makin Menari

Sebagai pengguna Asus, aku tidak asing dengan konfigurasi keyboard Asus. Konfigurasi travel distance sebesar 1, 35 mm dan design edge-to-edge keyboard terasa nyaman meski dalam pemakaian lama.

Edge-to-edge Keyboard

Yang keren dari Asus Zenbook Flip S UX371 adalah layarnya yang berteknologi nano-bezel. Rasio antara body dan layarnya sebesar 90%, selain terlihat lebih manis karena bingkai yang tipis. Layar terasa lega dan konten terlihat lebih imersif. Dipermanis lagi dengan konfigurasi keyboard fullsize selebar layarnya. Keyboard terasa lebih lega. Jarak antar tuts terasa pas ditangan. Sudah manis jadi tambah manis. Kamu nggak perlu senyum-senyum lagi didepan klien, ntar pada diabetes.  

Edge-to-edge design keyboard
edge-to-edge keyboard, sumber: asus.com

Selain qwerty keyboard, dengan cerdas Asus menempatkan beberapa tombol navigasi seperti tombol home, page up, page down, end dan back di pojok kanan keyboard membuat proses ngoding menjadi menyenangkan. Bayangkan saja ada ratusan bahkan ribuan baris yang harus dibaca. Dengan adanya fitur ini, pencarian maupun debugging menjadi lebih mudah.   

Ergo-Lift Hinge

Sejak beberapa tahun lalu Asus menyematkan fitur Ergo-lift Hinge yang meningkatkan rasa nyaman saat mengetik dan meningkatkan sirkulasi udara yang baik pada laptop.

Ergo-Lift-Hinge adalah mahakarya teknis dari Asus yang secara otomatis memiringkan keyboard ke posisi mengetik yang paling nyaman. Selain itu dengan perhitungan yang akurat meningkatkan proses pendinginan dan pengalaman audio yang lebih maksimal. Ruang extra dibawah Zenbook Flip S ketika dalam mode ergo-lift memungkinkan speaker speaker bekerja sebaik mungkin, memberikan suara yang jernih dan respon bass yang lebih baik.

teknologi ergo-lift-hinge
ilustrasi ergo-lift-hinge, sumber: asus.com

Sebagai peneliti data, fungsi keyboard sangat vital. Seorang peneliti data akan menghabiskan seluruh waktu kerja atau mungkin seluruh harinya untuk mengetik.

Dibalik tampilan sederhana yang kamu lihat ada ribuan kode dibelakangnya.

Touchpad Multifungsi

Satu inovasi dari Asus yang saat ini belum dimiliki oleh kompetitornya adalah fitur NumberPad di touchpadnya. Yups, Touchpad Asus Zenbook Flip S bisa diubah fungsi menjadi number pad. Fitur ini penting banget buat pada pengarung data nih gaes. Meski data bukan hanya angka, tetapi untuk membuat data bisa diolah kita butuh mengkonversi teks ke bentuk tabular/angka.

Numberpad-Zenbook-Slim-S
keyboard dan Numberpad, sumber: asus.com

Untuk mengaktifkan NumberPad, kamu cukup menekan sisi kanan-atas touchpad. Anyway, touchpad masih bisa digunakan sebagai mana mestinya meski berada pada mode NumberPad. Canggih!

Layar

Beralih ke bagian layar. Asus Zenbook Flip S (UX371) dilengkapi dengan teknologi terkini dan fitur-fitur yang bakal mendongkrak kreatifitas dan produktifitas. Secara laptop ini termasuk laptop highend, teknologi yang ditanamkan bukan teknologi alakadarnya.

Nano-bezel

Berkat teknologi nano-bezel layar Zenbook Flip S memiliki rasio layar ke body sebesar 90%. Dengan teknologi ini, bezel di layar Zenbook Flip S terlihat tipis sekali. Saking tipisnya layarnya terlihat seakan tanpa bezel.

Nano-bezel juga membuat layar terkesan lebar dan konten didalamnya terlihat lebih imersif. 

Meski bentang layar hanya 13.3 inchi, namun enak dilihat. 

layar Zenbook Flip S UX371
Layar Nano-bezel Zenbook Flip S UX371, sumber: asus.com

Touchsceen

Embel-embel “Flip” pada namanya menandakan laptop ini adalah laptop convertible. Ketika layarnya dibalik. Zenbook Flip S berubah fungsi menjadi tablet. Jangan khawatir dengan ketahanannya. Zenbook Flip S (UX371) mampu menahan tekanan hingga 4.096 level.

Layar Zenbook Flip S sudah mendukung gestur multi touch seperti pada touchpad sehingga sangat membantu ketika kita sedang presentasi. Misalnya melakukan zoom in dan zoom out pada layar.

gesture-support-on-asus-touchscreen
gesture support di touchscreen ASUS, sumber: asus.com

Fungsi ini sangat penting ketika mempresentasikan grafik-grafik hasil pengolahan data. Karena akan ada banyak grafik yang kita tampilkan pada suatu halaman. Dengan fungsi ini, presentasi data menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.

Laptopnya Kreator Sejati

Layar laptop ini sejatinya dipersembahkan untuk para konten creator atau pekerja kreatif. Layarnya memiliki resolusi sangat tinggi, yaitu 4K/UHD dengan refresh rate 60 hz. Berbeda dengan laptop-laptop dipasaran yang menggunakan panel TN atau IPS, layar Zenbook Flip S (UX371) menggunakan panel bertipe OLED.

Panel OLED adalah satu-satunya panel yang dapat mereproduksi warna hitam dengan sesungguhnya. Panel OLED memiliki tingkat kontras yang lebih baik dari jenis panel lainnya. Dengan panel ini, layar Asus Zenbook Flip S mampu menampilkan gambar dengan sangat baik detail dan tajam. 

fitur layar asus
teknologi terdepan layar zenbook flip s, sumber: asus.com

Tingkat kecerahan layarnya adalah 400 nit. dengan akurasi warna (gamut level) sebesar 100% sRGB dan sudah tervalidasi oleh Pantone. Dengan begitu kamu tidak akan menemui masalah pada warna yang tampil dilayar dan di printer. 


layar Zenbook Slim S UX371, sumber: asus.com

Zenbook Flip S mampu menampilkan gambar HDR dengan lebih baik. Zenbook Flip sudah mengantongi sertifikat dari VESA. Konten HDR adalah konten yang memiliki dinamyc range luas sehingga gambarnya terlihat lebih tajam dan hidup.

Layarnya juga sudah lolos sertifikat dari TUV Rheinland untuk tingkat sinar biru yang rendah. Seperti yang kita tahu, sinar biru yang rendah membuat mata lebih nyaman dan tidak menyebabkan mata cepat Lelah dan terpapar gelombang sinar biru secara berlebihan.

para kreator nggak perlu khawatir berlama-lama menggunakan laptop ini untuk bekerja. Zenbook Flip S (UX371) memang diciptakan untuk itu.     

Stylus Pen Premium

Ketika melihat layarnya yang premium, sepertinya sayang sekali kalau sampai kotor oleh bekas jari yang keringatan atau habis kena makanan. Untungnya Asus menyertakan Stylus pen dalam paket penjualannya. Stylus ini terbuat dari alumunium sehingga terkesan premium. Dengan stylus pen, kamu dapat mengibaratkan layar Asus sebagai kertas gambar atau bisa juga sebagai papan tulis. Kamu ingatkan salah satu adegan di film “Start Up”, mas Nam Do San membuat alur logic machine learning di papan tulis?

zenbook flip s dan stylus
asus zenbook dan stylus pen, sumber: asus

Stylus pen Asus meningkatkan proses kreatif tanpa harus berpindah-pindah media. Kamu tidak akan melewatkan satu ide penting terbuang percuma karena lupa mencatat. 

Kamera

Diatas layar terdapat kamera 720p dengan infrared. Kamera ini juga digunakan untuk mendukung fitur Hello. Dengan fitur keamanan terkini dari Windows ini, yaitu windows hello.

Windows Hello memberikan keleluasaan dan cara login yang interaktif dan menyenangkan. Salah satunya dengan deteksi wajah. Deteksi wajah pada Windows Hello bekerja dengan sangat baik berkat teknologi kamera super yang diusung oleh Asus Zenbook Flip S (UX371). Kita bisa melakukan login dengan cepat dan praktis tanpa menyentuh keyboard.

Penyimpanan Cepat Dan Super Lega

Teknologi penyimpanan sudah berkembang pesat. Teknologi penyimpanan dengan cakram lambat laun akan digantikan dengan SSD (Solid State Drive). Saat ini harga SSD sudah tidak semahal ketika SSD pertama kali di launching. Namun kebanyakan SSD yang dibundling berkukuran kecil. 
 
Padahal kita butuh banget solusi penyimpanan data yang lega tapi berukuran besar. Kebetulan banget nih Asus Zenbook Flip S (UX371) dibekali dengan SSD berukuran 1 Terabyte. Nggak tanggung-tanggung, SSD yang dibenamkan disitu menggukanan teknologi terkini yaitu SSD dengan interface PCI-e M2 NVme. 
SSD dengan interface M2 NVme memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan SSD dengan interface SATA, seperti:
  1. Interface SATA sudah ada sejak tahun 2000 dan diciptakan untuk Harddisk. Secepat apapun SSD, bila menggunakan interface SATA, kecepatan yang akan dia dapatkan hanyalah 500 mb/s sesuai dengan batas kemampuan interface SATA. SSD yang menggunakan IDE M2 dengan NVme mampu berlari dengan kecepatan 3.5 Gb/s. 
  2. Ukuran Lebih Kecil. Zenbook Flip S termasuk dalam jajaran ultrabook atau laptop dengan ukuran yang tipis, dan tentunya kecil. Memory dengan jenis M2 NVme secara fisik lebih kecil dari SSD SATA atau harddisk. Wujud Memory jenis ini bentuknya seperti RAM sehingga bisa memangkas ketebalan laptop.

Spesifikasinya Benar-benar Tercipta Untuk Data Scientist

Prosesor

Lanjut ke bagian spesifikasi, Asus Zenbook Flip S UX371 diotaki oleh Intel Core i7-1165G7 generasi 11 Tiger Lake. For your information, Intel core generasi 11 adalah generasi terbaru dari jajaran laptop intel ditahun 2021 ini. Intel core i7 generasi 11 menggunakan teknologi pabrikasi 10 nm superfin menjadikannya lebih cepat dan efisien ketimbang prosesor generasi 9 kebawah dengan pabrikasi yang lebih besar (generasi 9 dan 8 masih menggunakan pabrikasi 14 nm).

peningkatan generasi 11

Prosesor ini memiliki 4 core dan 8 thread sehingga total CPUnya adalah 32. Base clock speednya sebesar 3 Ghz dan dapat dipacu hingga 4.8 Ghz.  Dilengkapi juga dengan Intel Smart Cache sebesar 12 Mb.

Pengolahan big data membutuhkan waktu dan tenaga yang super extra. Dengan banyaknya core, jumlah thread dan kecepatan prosesor akan sangat membantu dalam menggali dan memproses data dalam jumlah besar.

RAM

Asus Zenbook Slim S memiliki varian RAM sebesar 8 dan 16 GB LPDDR4X-4266 MHz Dual Channel. RAM yang digunakan berjenis LPDDR. LPDDR adalah pengembangan dari RAM tipe DDR (Double Data Rate) yang sudah biasa dipakai di perangkat komputer. Namun berbeda dengan RAM yang berada di computer. LPDDR memiliki bentuk fisik yang lebih kecil dan ringan. LP pada LPDDR adalah singkatan dari Low Power. Konsumsi daya RAM LPDDR jauh lebih kecil dari RAM DDR biasa.

kelebihan RAM LPDDR4X

Angka 4X dibelakang LPDDR adalah versi dari LPDDR. LPDDR4X adalah versi paling mutakhir dari RAM LPDDR yang didukung oleh pabrikan prosesor saat ini. RAM LPDDR4X terbaru mampu berjalan pada kecepatan 4266 MHz namun hanya menggunakan voltasi sebesar 0.6 V saja. 

Teknologi dual chanel bekerja dengan baik pada dua RAM yang mendukung teknologi yang sama. Konfigurasi RAM dual chanel biasanya terdiri dari 2 keping RAM.

Penggunan RAM LPDDR4X pilihan yang bagus oleh ASUS. Zenbook Flip S menjadi laptop convertible yang sangat tipis dengan kinerja tinggi.

Kartu Grafis

Meski hanya menggunakan kartu grafis bawaan prosesor, tapi kamu jangan memandang remeh peforma grafisnya. Kartu grafis bawaan Intel sering dibully karena kinerjanya kalah jauh dengan kartu grafis pesaingnya.

Setelah melewati beberapa pengembangan, dimulai dari Intel Irish pada prosesor generasi 10 lalu. Intel menyempurnakan kartu grafisnya dengan kode Intel Iris Xe. Iris Xe memiliki 96 Execution Unit dan Max Dinamyc Frequency sebesar 1.3 Ghz.

benchmark iris xe dibanding gpu lainnya, sumber: laptoping.com

Intel Iris Xe memiliki performa diatas kartu grafis diskrit entry level yaitu Nvidia MX 330 bahkan setara dengan nvidia MX350.

Battery

Sebagai penompang dayanya, ASUS Zenbook Flip S UX371 mempercayakan pada battery sebesar  67 Whr. Komponen-komponen yang digunakan oleh Asus Zenbook Flip S UX371 sebagian besar adalah komponen yang berdaya rendah, kecuali layarnya yang menggunakan OLED. Namun dengan konfigurasi hardware yang baik, daya tahan battery pada ASUS Zenbook Flip S UX371 tergolong baik. Asus menjanjikan laptop dapat berjalan hingga 15 jam pada pemakaian biasa.

battery zenbook flip s



Hebatnya kamu tidak memerlukan waktu lama untuk merecharge batterynya. Teknologi pengisian cepat milik Asus memungkinkan pengisian ulang daya battery Zenbook Flip S UX371 mencapai 60 % hanya dalam waktu 49 menit.  

WIFI 6,  Koneksi Anti Lelet

Intel Core Generasi 11 membawa pembaharuan pada periperal wifi. Yaitu Wifi 6 yang disebut juga sebagai "high-efficiency wireless". Wifi 6 memiliki kecepatan 4x lipat dari wifi 5 dan penggunaan daya yang lebih efisien.



Apa saja yang kelebihan Wifi 6 dibanding teknologi sebelumnya:

  • Bandwidth keseluruhan pengguna yang lebih besar untuk video, ultra HD, dan streaming virtual reality.
  • Penggunaan spektrum yang lebih lengkap, penggunaan bukan hanya pada 2,6 Ghz dan 5 Ghz. 1 Ghz dan 6 Ghz juga akan digunakan.
  • Spektrum dipecah menjadi beberapa kanal, sehingga tercipta lebih banyak jalur data.
  • Jangkauan maksimal akses point lebih tinggi, bisa mencapai 4x lipat dibanding wifi 5.
  • Performa lebih baik pada kondisi padat pengguna maupun area terbuka
  • Keamanan yang lebih baik dengan pembaharuan di security, yaitu WPA3. WPA3 mengenkripsi sambungan antara perangkat dengan akses point.
  • Bisa mengalihkan lalu lintas koneksi data dari jaringan seluler jika sinyal yang diterima perangkat buruk.
  • Perangkat Hemat Daya. Wifi 6 memiliki fitur "target wake time," fitur ini membuat akses point bisa memberitahu device waktu yang tepat untuk menyalakan atau mematikan wifi radio. Sehingga jika tidak digunakan wifi akan berada dalam keadaan sleep dan menghemat penggunaan daya.  

Sertifikat Intel EVO, Bukti Kepremiuman Zenbook Flip S (UX371)

Intel bekerjasama dengan beberapa produsen terbaik untuk merancang rangkaian laptop premium yang menarik. Salah satu dari varian hasil kerjasama intel dengan produsen laptop adalah laptop ini. 

Untuk mendapatkan sertifikat Evo bukanlah hal yang mudah. Ada bukit terjal, gunung menjulang dan luas samudra yang harus ditaklukkan. 


Responsive

Semua perangkat Evo dipersenjatai dengan prosesor intel core prosesor  generasi 11 dan kartu grafis Iris Xe. Dengan kominasi ini perangkat akan memiliki performa yang sangat baik. Performa multitasking dan dukungan kartu grafis terintegrasi yang mumpuni membuat pekerjaan berat seperti mengedit foto dan video 3x lebih cepat dari generasi intel sebelumnya.

Instan Wake

Bangun dari "Sleep Mode" dengan waktu kurang dari 1 detik. Kamu tidak perlu menunggu lama untuk membuka laptopmu. Jangan sampai ide atau barisan kode yang sudah kita dapat dari hasil bertapa menguap tanpa bekas gara-gara nunggu loading.

Makin Produktif Dengan Battery Awet

Apa jadinya lagi asik ngoding tiba-tiba keluar blink blink tanda minta diisi ulang. Nggak asik kan? Intel mensyaratkan daya tahan battery minimal 9 jam pada mode Full HD. Ngoding dipuncak gunung  seharian nggak perlu khawatir lagi.

Jaringan Nirkabel Kecepatan Tinggi Dan Hemat Daya

Dukungan wifi generasi terbaru meningkatkan kecepatan koneksi. Intel generasi 11 sudah dibekali dengan teknologi wifi 6 yang memiliki kecepatan dan lebar bandwith yang lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Selain itu teknologi pemecah spektrum pada Wifi 6 membuat pertukaran data lebih efisien. 

Koneksi Lengkap Tanpa Ribet

Dengan teknologi Thunderbolt yang dibenamkan pada intel Generasi 11 menyederhanakan port IO namun memiliki fungsi luas dan lebih baik dari port-port IO lain.
Kelebihan Thunderbolt adalah bandwithnya yang super lebar. Dengan bandwith sebesar 40 Gbps kecepatan transfer file menjadi 8x lebih cepat dari port tradisional. Selain transfer file, Thunderbolt memiliki fungsi lain seperti pengisi daya cepat, konektor ke display external dan lain sebagainya.
 

Performa Hebat, Sangat Bagus Untuk Machine Learning

Seorang data scientist bukan hanya mengolah data. Salah satu tujuan akhir dari sebuah analisa data adalah sebuah mesin yang memiliki kemampuan berfikir buatan alias Artificial Intelegent (AI)  atau biasa disebut AI. Untuk membuat mesin AI kita menggunakan teknologi yang disebut Machine Learning. Dengan machine learning, kita melatih sebuah mesin untuk mempelajari data-data dan memasukkan rumus-rumus pembelajaran untuk dipelajari oleh suatu mesin yang kemudian dapat menghasilkan suatu prediksi seperti kemampuan manusia menganalisa data dan menghasilkan kesimpulan.

Untuk menciptakan sebuah mesin dengan AI canggih, kita harus terus melatihnya dengan data-data. Semakin banyak data, kemampuannya akan semakin meningkat. Tapi untuk melakukan pelatihan dengan data-data yang besar, tentu saja membutuhkan mesin dengan performa yang hebat.  Seberapa hebatkah Zenbook Slim S UX371, apakah dia pantas untuk mendampingi seorang pengembara data?

Performa terbaik dikelasnya

Menggunakan teknologi intel core i7 generasi 11 dan iris xe adalah solusi yang tepat. Intel core i7 generasi 11. Ditambah lagi dengan sertifikat intel EVO yang memberikan jaminan kinerja dari Zenbook Flip S (UX371) ini.
 
berikut ini data-data performance yang aku ambil dari web jagatreview, salah  portal teknologi yang menjadi acuanku dalam perkembangan teknologi komputer.

Konsistensi Performa – Cinebench R15 10x Loop

test cinebench 15 mode standart, sumber: jagatreview.com


test cinebench 15 mode performance, sumber: jagatreview.com



dimode standart didapatkan standart didapatkan brust score sebesar 787 point sedangkan di mode performance brust score meningkat menjadi 866 point. Konsistensi performanya terhitung stabil. penurunannya tidak terlalu jauh dan kadang meningkat. Hal ini menandakan prosesor ini bisa digunakan untuk pekerjaan-pekerjaan berat seperti training AI dengan sangat baik.

Performa Grafis

Selain kecepatan prosesor, sekarang kita lihat hasil test performa dari graphic cardnya. Seperti yang kita tahu, Intel sudah melakukan banyak sekali pengembangan pada grafisnya. Jika dahulu Intel sering diolok-olok karena performa grafisnya yang standart dan hanya bisa dipakai untuk bermain game-game kecil. Berbeda dengan sekarang. Karena Intel Iris Xe sudah bisa disandingkan dengan Nvidia MX330 yang merupakan kartu grafis diskrit.


dari testing dengan software 3DMark didapatkan nilai tertinggi 15151, skor yang cukup tinggi untuk sebuah GPU internal.

Performa Disk
Urusan storage, Asus Zenbook Flip S (UX371) jawaranya. Laptop ini dibekali dengan SSD M.2 PCIe NVme dengan kapasitas 1 Tera. Kamu nggak perlu khawatir akan kekurangan storage. Selain itu disk dengan tipe SSD menawarkan kecepatan yang lebih tinggi dari pada harddisk dengan RPM paling tinggi sekalipun. 
 
pengujian kecepatan baca dan tulis

Dari pengujian CrystalDiskMark 7 didapatkan nilai write dan read yang tinggi dan konsisten. Sebagai penambang data, kecepatan read dan write sangat diperlukan, terutama ketika data yang diload sangat besar, otomatis membutuhkan kinerja disk yang mumpuni.

Main Spec.

ASUS ZenBook Flip S (UX371)

CPU

Intel® Core™ i7-1165G7 Processor 2.8 GHz (12M Cache, up to 4.7 GHz)

Operating System

Windows 10 Home

Memory

16GB LPDDR4X


Storage

1TB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD

Display

13.3" (16:9) OLED 4K UHD (3840 x 2160), 400 nits, 100% DCI-P3, 133% sRGB, NanoEdge Display, Touchscreen, PANTONE® Validated display, TÜV Rheinland eye-care certified display

Graphics

Intel® Iris® Xᵉ Graphics

Input/Output

1x HDMI 1.4, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 2x Thunderbolt™ 4 USB Type-C supports display and power delivery

Camera

HD camera with IR function to support Windows Hello

Connectivity

Intel Wi-Fi 6(Gig+)(802.11ax)+Bluetooth 5.0 (Dual band) 2*2

Audio

SonicMaster, Smart Amp Technology, Built-in array microphone, harman/kardon certified

Battery

67WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion

Dimension 

30.50 x 21.10 x 1.19 ~ 1.39 cm

Weight

1.20 kg

Colors

Jade Black

Price

Rp24.999.000

Warranty

2 tahun garansi global


Artikel ini diikutsertakan dalam ASUS ZenBook Flip S (UX371) Blog Writing Competition bersama deddyhuang.com

4 comments for "Menyiapkan Diri Menjadi Data Scientist Bersama ASUS Zenbook Flip S (UX371)"

  1. trmksh mas bro, tulisan yg bermanfaat. nambah wawasan. terus berkarya dan tetap sehat.

    ReplyDelete
  2. Terima kasih ya kak sudah ikut berpartisipasi dalam ASUS Blogging Competition bersama deddyhuang.com

    Good luck!

    ReplyDelete

Post a Comment